Suara.com - Penyiar radio dan presenter Melissa Karim menyebut film merupakan bagian penting dalam pendidikan anak.
Menjadi juri dan pembawa acara dalam Science Film Festival yang ke-9 di Jakarta, Melissa Karim menyebut penting untuk mengenalkan dunia sains dan teknologi dalam bentuk film pada anak.
"Science Film Festival ini penting karena, film itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak kita. Film adalah media paling ampuh untuk belajar tentang apapun. Kegiatan seperti ini bisa mengajarkan anak untuk bersosialisasi, karena mereka menonton film dengan teman-teman dari berbagai sekolah," ujar Melissa Karim saat ditemui dalam acara Science Film Festival di Jakarta baru-baru ini.
Menurut perempuan kelahiran 1978 ini, film tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak. Ia mengaku tak pernah melarang anaknya untuk mengeksplorasi menonton film apapun.
"Karena kan ada orang tua yang suka melarang anaknya nonton film, kalau aku film itu gak bisa dipisahkan dari kehidupan anak kita sehari hari. Cuma kita harus memilih dan mengawasi apa yang boleh ditonton sama mereka," katanya.
Film merupakan cara belajar paling menyenangkan dan efektif terutama untuk memperkenalkan dunia sains. Tak hanya itu, Melissa Karim juga menceritakan kesan ketika anaknya sangat menyukai segala film tentang dinosaurus.
"Karena dari film dia banyak banget belajar. Anakku baru umur tujuh tahun dari dulu dia pengen banget jadi paleontologis sampe detik ini. Dia tau segala jenis diosaurus di dunia, tahun berapa bahkan sampe beratnya dinosaurus itu berapa. Ya, karena film," cerita Melissa Karim lagi.
Melissa Karim menyebut menonton film ternyata bisa membentuk pola pikir anak dan mengasah imajinasi cita-citanya.
Meski tak pernah melarang anaknya untuk menonton segala jenis film, Mellisa selalu membimbing dan mengawasi film yang pantas ditonton untuk anak. Menurutnya, standar setiap orang tua pun berbeda untuk anaknya.
Baca Juga: Nek Buleun Sapu Halaman Masjid Demi Biayai Pendidikan Anaknya
"Menurut aku standar orang tua dan anak itu beda tergantung anak dan orang tuanya masing-masing. Jadi kuncinya adalah komunikasi sama anak, film apa yang mereka sukai dan ada batasan-batasan dan rules sendiri," katanya lagi. [Nadila Nurwijayantri]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial