Suara.com - Hampir semua orang pasti pernah mengalami tersedak obat atau makanan. Rasanya kurang lebih seperti ada benda asing yang menempel atau mengganjal di tenggorokan.
Meski terlihat sepele, tetapi nyatanya tersedak (baik obat maupun makanan) dapat berakibat fatal. Dewan Keselamatan Nasional Amerika Serikat mencatat bahwa sebanyak 5.051 orang meninggal karena tersedak pada tahun 2015.
Tersedak makanan memang lebih mungkin menyebabkan kematian dibandingkan tersedak obat. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan jika hal itu terjadi.
Saat sendirian
Jika kamu sedang sendirian dan tersedak obat, maka segera lakukan panggilan darurat. Sambil menunggu panggilan datang, lakukan manuver Heimlich, langkahnya:
1. Buat tinju dengan satu tangan di perut tepat di atas pusar dan pegang pergelangan tangan dengan tangan yang berlawanan.
2. Cari sesuatu yang kokoh untuk membungkuk, seperti meja, tepi meja, atau kursi. Menggunakan objek yang kokoh akan memberikan lebih banyak tekanan, dorong kepalan tangan ke atas dengan gerakan cepat untuk memaksa objek keluar dari tenggorokan.
Saat orang lain tersedak
Lakukan juga manuver Heimlich jika melihat orang lain tersedak, caranya:
1. Berdiri di belakang orang yang tersedak, lilitkan tangan di pinggang, dan sedikit condongkan tubuhnya ke depan.
2. Buat tinju dengan satu tangan dan letakkan tepat di atas pusarnya, lalu gunakan tangan yang lain untuk memegang pergelangan tanganmu.
3. Tekan perutnya sembari tarik ke atas sedikit.
4. Ulangi hingga lima kali atau hingga obat keluar dari mulutnya.
Atau kamu bisa mengombinasikannya dengan back blows, caranya:
1. Berdiri tepat di belakangnya, lingkarkan satu tangan di dadanya.
Berita Terkait
-
Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional
-
Butter Tteok Jadi Tren Baru Kuliner Korea di Indonesia
-
GIVERS: Menjembatani Ketimpangan, Membawa Senyum Melalui Surplus Pangan
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya