Suara.com - Tidak sedikit orang Indonesia khususnya orang tua nyaman tidur di lantai, cuaca yang panas juga menjadi banyak yang memilih tidur di lantai karena lebih dingin saat tubuh menyentuh lantai.
Tapi apakah baik tidur di lantai untuk kesehatan tubuh? Ini manfaatnya dilansir Hello Sehat.
1. Memperbaiki postur tubuh
Tidur telentang di atas permukaan lantai yang rata dan keras dipercaya dapat membantu memperbaiki keselarasan tulang belakang.
Beda dengan saat Anda rebahan di atas kasur empuk. Postur tubuh Anda cenderung ringsek masuk ke dalam mengikuti lekuk kasur sehingga bentuk tulang belakang juga akan berubah mengikutinya. Hal ini membuat tulang belakang tidak mampu menopang bentuk alaminya.
2. Menyembuhkan pegal linu
Buat beberapa orang, tidur di lantai dapat menjadi cara murah meriah untuk meredakan pegal linu dan kaku otot. Apalagi setelah duduk terlalu lama setelah seharian bekerja di kantor.
Pegal linu umumnya disebabkan oleh postur tubuh yang buruk atau kurang gerak. Kebiasaan ini akan terus menekan tulang belakang, otot, dan sendi yang akan menyebabkan sensasi pegal-pegal di sekujur badan.
Pegal linu juga bisa terjadi jika Anda semalaman tidur di atas kasur yang kelewat empuk. Sebab lekuk tulang belakang akan terus terbiarkan menjorok ke dalam mengikuti bentuk kasur, akibatnya otot-otot tubuh terasa lebih kaku ketika bangun pagi.
Baca Juga: Polisi Telusuri Jenis Narkoba yang Digunakan Dua Laki-laki Tak Berpakaian
3. Melancarkan peredaran darah
Tidur di lantai ternyata juga diyakini baik untuk memperlancar peredaran darah. Ketika Anda berbaring mendatar, kerja jantung akan lebih mudah memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh karena tidak ada hambatan gravitasi dari lekukan atau posisi tubuh yang bisa memperlambat peredaran darah.
Selain itu, sistem limfatik juga bekerja lebih baik dan cepat untuk membilas racun saat posisi tubuh rebahan mendatar di lantai.
Tapi ada beberapa yang perlu Anda ketahui juga dari dampak bagi sebagian orang saat tidur di lantai:
1. Tidur tidak nyenyak
Bagi sebagian orang yang tidak pernah terbiasa rebahan di lantai, tidur di atas permukaan lantai yang keras dan dingin dapat terasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini bisa membuat Anda kesulitan tidur nyenyak sehingga justru terbangun makin kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?