Suara.com - Seorang wanita yang mengalami koma diperkosa hingga melahirkan seorang bayi. Melansir boldsky, Selasa (8/1/2019), Wanita yang dalam kondisi vegetative (koma) selama 14 tahun tersebut melahirkan di Hacienda Health Care, sebuah fasilitas perawatan di Arizona, Amerika Serikat.
Karena kondisinya, mulanya tidak ada yang mengetahui wanita tersebut sedang hamil, termasuk staf dan petugas medis.
Kehamilan wanita itu diketahui ketika dia mengerang saat diperiksa perawat. Karena tak ada yang menyangka wanita tersebut hamil, butuh beberapa saat untuk mengetahuinya.
Wanita tersebut kini telah melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat. Sementara itu, penyelidikan sedang dilakukan untuk mengungkap kasus pelecehan tersebut.
Diberitakan nbcnews, Selasa (8/1/2019) CEO Hacienda Health Care Bill Timmons mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin. Timmons mengundurkan diri menyusul insiden seorang wanita yang koma yang melahirkan anak bulan lalu tersebut.
Gary Orman, Wakil Presiden Eksekutif Dewan Hacienda dan Anggota Dewan sejak 1992 mengatakan, akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk menyelidiki kasus ini.
Orman juga mengungkapkan, kasus mengerikan ini telah menghancurkan semua orang, termasuk korban, keluarga korban dan staf Hacienda.
"Kami akan melakukan segala upaya kami untuk memastikan keselamatan setiap pasien kami dan karyawan kami," katanya.
Petugas kepolisian Phoenix mengatakan kepada 12News, masalah ini sedang dalam penyelidikan. Namun, polisi enggan memberikan rinciannya.
Sumber: Himedik.com
Berita Terkait
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu
-
Horor Penumpang Taksi Online di Harmoni: Dilecehkan Sopir 'Nyabu' hingga Aksi Berani Korban Melawan
-
Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?
-
Hesti Purwadinata Semprot Pria yang Atur Cara Melahirkan Calon Istri
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata