Suara.com - Masalah kulit sangat rentan dialami oleh bayi. Salah satunya adalah ruam leher yang terlihat merah dan terasa gatal. Ruam merah ini tampak bersisik dan sering terdapat di lipatan leher. Bayi yang biasanya terkena ruam merah di leher datang dalam kelompok umur empat hingga enam bulan.
Ruam leher bisa saja muncul karena berbagai alasan. Nah ingin tahu beberapa alasan dari penyebab ruam leher pada bayi? berikut daftarnya seperti mengutip Boldsky.
1. 'Gigitan bangau'
Kemerahan atau bercak merah muda mungkin muncul di leher bayi. Ini juga terkadang terlihat sangat mirip dengan tanda lahir. Ini terjadi ketika pembuluh darah di bawah kulit melebar atau meregang. Biasanya akan lebih terlihat ketika ada perubahan suhu kamar atau saat bayi menangis. Jenis ruam semacam itu bersifat sementara dan akan segera hilang.
2. Iritasi kulit
Lipatan di kulit bayi saling bergesekan satu sama lain dan mungkin menjadi penyebab di balik munculnya ruam. Tidak hanya itu, kulit bayi juga bisa bergesekan dengan pakaian. Gesekan terus menerus menyebabkan iritasi dan menyebabkan ruam leher.
3. Infeksi jamur
Infeksi jamur dapat menyebabkan ruam leher pada bayi. Tempat lembab dan hangat paling tepat untuk memungkinkan pertumbuhan jamur seperti Candida. Lipatan leher anak menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk jamur semacam itu. Kemungkinan ini lebih tinggi ketika bayi sering berkeringat dan kelembaban terperangkap di lipatan leher bayi.
4. Biang keringat
Hal ini biasa terjadi selama musim panas, bayi cenderung mudah mengalami biang keringat. Ketika suhu tinggi, keringat terperangkap di bawah kulit yang menghalangi saluran keringat. Hal ini menyebabkan sisik merah di sekitar leher yang sangat gatal. Ini juga dinyatakan sebagai ruam keringat atau ruam panas.
5. Air liur ASI
Biasanya bayi yang disusui mengalami ruam ringan di sekitar daerah leher. Ini biasanya terjadi ketika sebagian ASI tumpah ke bagian leher bayi selama sesi menyusui. Jika kulit tidak segera dibersihkan dari ASI yang tumpah, maka bekasnya akan terjebak di sana dan menyebabkan timbulnya ruam leher.
Itulah 5 penyebab ruam merah pada leher bayi.
Baca Juga: Riko Simanjuntak Optimis Persija Sukses di Tangan Ivan Kolev
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian