Suara.com - Tanaman hias seringkali dikaitkan untuk menambah estetika ruangan baik di rumah atau kantor. Tapi tahukah Anda, selain mempercantik rumah, memiliki tanaman hias juga bisa mendatangkan manfaat kesehatan bagi Anda dan keluarga.
Dilansir Medical Daily, tanaman selama ini telah diteliti memiliki efek positif bagi kesehatan mental. Hadirnya tanaman hias di rumah menurut Danica-Lea Larcombe dari Edith Cowan University dapat memberi perubahan positif dalam aktivitas listrik otak, mengendurkan otot yang tegang dan memperlancar peredaran darah di jantung.
"Penelitian juga menemukan bahwa perempuan yang lebih terpapar pada tanaman, baik di luar maupun di dalam ruangan, memiliki tingkat kematian yang lebih rendah. Ini termasuk tingkat kematian terkait penyakit pernapasan dan akibat kanker yang masing-masing menurun sebesar 34 persen dan 13 persen," ujar Lea.
Banyak orang mengatakan bahwa hanya dengan melihat warna hijau dapat membantu mendorong suasana hati yang rileks dan menenangkan. Hal ini juga dialami pasien rumah sakit yang melihat tanaman di sekitar ruang rawat, di mana ditemukan memiliki tingkat tekanan darah, rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan yang lebih rendah.
"Selain memanjakan indera penglihatan, wewangian dari tanaman juga dapat berdampak pada suasana hati. Aroma bunga seperti bunga lavender dan melati diyakini dapat memberi ketenangan," tambah Lea.
Ia menambahkan, melakukan aktivitas berkebun meski dalam skala kecil di dalam ruangan juga dapat memberikan manfaat yang mirip dengan terapi hortikultura yaitu ketika berkebun digunakan sebagai bentuk terapi. Interaksi aktif dengan tanaman dalam ruangan seperti menyiram bunga pot setiap hari, dapat membantu orang dewasa pulih dari stres terkait pekerjaan.
Kehadiran tanaman juga diyakini dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Satu percobaan NASA yang terkenal dari 1989 menemukan bahwa tanaman dapat membantu menghilangkan senyawa organik yang mudah menguap seperti formaldehyde dan benzene dari udara.
"Pakis Boston adalah salah satu tanaman paling efektif untuk menghilangkan polutan di udara, tetapi seringkali sulit untuk tumbuh di dalam ruangan. Saya biasanya merekomendasikan golden pothos sebagai pilihan pertama karena cukup populer dan mudah tumbuh," kata Bill Wolverton, mantan ilmuwan riset NASA.
Nah jika Anda tertarik untuk meletakkan tanaman di dalam rumah, maka Anda harus memilih jenis yang tepat. Pasalnya beberapa tanaman melepaskan karbon dioksida di malam hari. Beberapa pilihan tanaman yang baik adalah anggrek, sukulen, tanaman ular, dan bromeliad, yang semuanya melepaskan oksigen.
Baca Juga: Banjir di Sulsel, 10 Orang Dilaporkan Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak