Suara.com - Punya Lidah Stroberi, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai
Punya lidah stroberi? Bukannya enak dan manis, memiliki lidah stroberi bisa menandakan ada risiko penyakit yang mengintai lho.
Lidah stroberi merupakan istilah untuk menunjukkan lidah yang bengkak dan bergelombang. Diyakini, kondisi lidah seperti ini merupakan gejala dari penyakit serius.
Dilansir Himedik dari WebMD, ada beberapa penyakit yang membuat lidah bengkak dan bergelombang ala lidah stroberi. Apa saja?
1. Penyakit Kawasaki
Penyakit Kawasaki menyebabkan terjadi peradangan di pembuluh arteri tubuh. Gejala-gejala lain termasuk demam tinggi, kulit terkelupas, ruam, dan mata merah serta gatal. Ini biasanya terjadi selama masa kanak-kanak.
2. Demam Scarlet
Demam Scarlet menyebabkan ruam merah di sebagian besar tubuhmu. Gejala lain termasuk garis merah di lipatan kulit, wajah memerah, demam tinggi, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak antara usia 5 dan 15 tahun.
3. Alergi makanan dan obat
Baca Juga: Richard Muljadi Sempat Depresi karena Kunjungan Keluarga Dibatasi di RSKO
Dalam beberapa kasus, lidah stroberi mungkin menjadi tanda bahwa kamu alergi terhadap obat yang kamu minum atau sesuatu yang kamu makan.
Buah dan sayuran adalah penyebab paling umum. Dokter dapat memberi kamu antihistamin untuk membantu mengurangi pembengkakan dan kemerahan.
4. Sindrom TS
Ini jarang terjadi, tetapi ini kadang-kadang dapat menyebabkan lidah stroberi. Sindrom TS adalah efek samping yang mengancam jiwa dari infeksi bakteri tertentu.
Sebagian besar kasus terkait dengan penggunaan tampon, tetapi juga dapat dikaitkan dengan kain kasa (ketika kain kasa dimasukkan ke dalam bilik hidung untuk menghentikan pendarahan).
Gejala lain termasuk demam tinggi yang mendadak, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit dan nyeri, mual, muntah, dan diare.
Tag
Berita Terkait
-
Nekat Gigit Lidah Mantan Suaminya, Wanita Ini Ungkap Kronologinya
-
Alami Neurofibromatosis, Wanita Ini Dituding Idap Penyakit Seksual
-
Ternyata Begini Cara Tim Medis Cegah Pendarahan Internal Selama Operasi
-
Bocah Ini Alami Gangguan Langka, Lidahnya Jadi Tebal dan Panjang
-
Turis Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh Saat Pulang dari Thailand Karena Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh