Suara.com - Cerita tentang pahlawan nasional memang tak ada habisnya untuk dikenang. Sayangnya, semangat para pahlawan dalam merebut Indonesia dari tangan penjajah tak terlalu menarik bagi generasi milenial.
Buku-buku sejarah yang tebal dan penyampaian yang kurang menarik membuat murid-murid sekolah bosan ketika membahas kisah tentang pahlawan nasional. Hal inilah yang dilihat oleh Penerbit Erlangga melalui Esensi akhirnya menerbitkan buku seri Biografis Pahlawan Nasional : Dewi Sartika dan Wahid Hasyim.
Disampaikan Fikri Somyadewi, Brand Development Manager Esensi, seri Biografis Pahlawan Nasional ini diluncurkan untuk membantu memperkenalkan kisah pahlawan nasional pada generasi milenial dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.
Buku setebal 38 halaman ini memiliki visual yang menarik seperti komik dengan ilustrasi gambar berwarna-warni. Fikri berharap, buku bacaan biografis ini bisa menjadi media pembelajaran yang lebih mudah bagi anak-anak dalam memahami dan meneladani para pahlawan nasional.
"Buku ini berbeda dengan buku kisah pahlawan nasional Indonesia lainnya karena disusun dengan visualisasi grafis menyerupai komik, pastinya disukai para siswa atau orang tua generasi milenial," ujar Fikri dalam peluncuran buku di Museum Nasional, Kamis (7/2/2019).
Fikri menambahkan, dalam penyusunan buku ini, Esensi bekerjasama dengan IKPNI yakni Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia. IKPNI, bekerja sama dengan salah satu komikus legendaris Indonesia, Daman Mansyur atau MAN yang bertanggung jawab membuat biografi dengan ilustrasi yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak sekolah.
"Isi dari buku ini menggambarkan secara singkat tentang kehidupan para pahlawan nasional dengan informasi yang bersumber langsung dari keluarga pahlawan yang bersangkutan. Buku ini juga diformulasikan sebagai panduan pengembangan diri siswa dan dikemas dalam bentuk visual grafis yang menarik agar para siswa yang notabene generasi milenial dapat menangkap pesan pemikirnya dengan luwes," imbuh dia.
Dalam kesempatan yang sama, Raja D Manahara Hutauruk selaku Direktur Marketing Penerbit Erlangga menambahkan bahwa buku seri Biografis Pahlawan Nasional yang diluncurkan hari ini memiliki cover dengan warna yang menarik. Buku Biografis Dewi Sartika memiliki cover dengan warna merah muda yang identik dengan warna favorit kaum hawa. Sementara untuk buku kisah Wahid Hasyim mengambil cover warna hijau.
"Kita pilih warna cover yang menarik sehingga anak-anak atau generasi milenial mau membacanya. Buku ini sangat ringan isinya, tapi akurat dan dijual dengan harga yang terjangkau yakni Rp 45 ribu," tandas Raja.
Baca Juga: Ini Alasan Trump dan Kim Jong Un Bertemu di Vietnam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya