Suara.com - Seorang lelaki di Denmark tiba-tiba memiliki kesulitan mencium aroma di sekitarnya. Bukan karena pilek, tapi karena ada gigi tumbuh di hidung lelaki ini.
Ya, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ, lelaki yang tak disebutkan namanya ini mengunjungi departemen telinga, hidung, dan tenggorokan di Rumah Sakit Universitas Aarhus di Denmark setelah obat steroid untuk mengatasi hidung tersumbat tak berhasil mengembalikan fungsi indera penciumannya.
Setelah diperiksa, dokter menemukan adanya massa enamel gigi yang tertutup lendir di dinding rongga hidung lelaki tersebut. Untungnya gigi itu bisa dicabut dengan alat penjepit.
Dokter bingung mengapa hal itu terjadi dan meskipun sangat jarang, fenomena gigi dalam hidung memang pernah ditemukan. Dalam laporan kasus tersebut, dokter di Aarhus University mengatakan bahwa trauma atau infeksi di masa lalu seperti kasus bibir sumbing memang dapat mendorong gigi ke rongga hidung.
"Dalam kasus kami tidak ada penjelasan yang jelas mengapa hal itu bisa terjadi," ujar dokter dalam laporan kasus di jurnal BMJ.
Lelaki itu mengakui bahwa ia pernah mengalami patah rahang dan hidung di masa mudanya. Namun cedera itu, kata dokter, mungkin tidak menyebabkan gigi tumbuh di lubang hidungnya.
"Kemungkinan lelaki itu memiliki gigi di hidungnya dari lahir dan hanya mengalami gejala ketika daerah tersebut meradang," tambah dokter seperti dilansir dari NY Post.
Berita baiknya adalah, setelah gigi dicabut, pasien sembuh dan tidak lagi mengalami gejala. Indera penciumannya pun berhasil dipulihkan kembali.
Baca Juga: Sani Rizki Fauzi Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan