Suara.com - Zulkifli Hasan Sakit, Ini Pesan Dokter untuk Hindari Ancaman DBD
Demam berdarah dengue (DBD) saat ini sedang mewabah di Indonesia. Penyakit ini bisa menyerang siapa, tak terkecuali Ketua MPR Zulkifli Hasan.
Ya, Zulkifli dikabarkan mengalami DBD dan harus menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Ari Fahrial Syam mengatakan, penting untuk mengetahui apakah DBD yang menyerang Zulkifli Hasan berasal dari mana.
"Kita perlu cek dan ricek apakah DBD yang dialami Ketua MPR ini dari gigitan nyamuk di rumah atau kantor. Beberapa tahun lalu saat jadi Gubernur Pak Ahok juga pernah kena DBD. Beliau saat itu menyampaikan bahwa ditemukan jentik di rumahnya," ujar Prof Ari dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Prof Ari mengatakan agar masyarakat terhindar dari penyakit DBD, maka upaya utama yang dilakukan adalah menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
Salah satunya adalah dengan mencegah jentik nyamuk muncul di lingkungan rumah maupun kantor.
"Nyamuk berasal dari jentik nyamuk, kalau jentik dapat diberantas maka jumlah nyamuk juga akan menurun. Oleh karena itu maka dibentuk juru pemantau jentik (jumantik) yang berasal dari masyarakat yang sebenarnya diminta untuk secara sukarela untuk membantu menemukan jentik nyamuk," tambahnya lagi.
Masalahnya, menurut Prof Ari, kader jumantik tidak bisa menjangkau seluruh rumah. Bahkan ada kader jumantik yang ditolak, meskipun rumah tersebut memiliki halaman luas dan potensi jentik nyamuk yang besar.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Keberhasilan Orde Baru: Pernah Dihina Tak Bisa Buat Peniti
"Begitu pula jika saat dilakukan fogging, proses fogging tidak optimal karena ada juga rumah-rumah yang tidak bersedia dimasuki oleh petugas untuk dilakukan fogging," ujarnya lagi.
Hal ini menurut Prof Ari tak hanya merugikan pemilik rumah, namun juga lingkungan sekitarnya.
"Karena ada rumah-rumah besar yang pemiliknya kurang memperhatikan genangan air yang ada di rumahnya sehingga genangan-genangan air tersebut menjadi tempat hidupnya sarang nyamuk," tambah dokter penyakit dalam ini.
Terakhir, tak pula juga menjaga kesehatan pribadi dengan melakukan gaya hidup bersih dan sehat. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah drop.
"Oleh karena itu istirahat yang cukup, banyak mengosumsi buah serta sayur-sayuraan, makan teratur dan olahraga teratur serta menghindari stres merupakan upaya agar daya tahan tubuh kita tetap baik," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pidato di Munajat 212, Bawaslu Segera Panggil Ketua MPR Zulkifli Hasan
-
Jatuh Sakit, Sandiaga Mau Ajak Zulhas Lari Pagi Rutin
-
Zulkifli Hasan Masuk Rumah Sakit, Sandiaga Jenguk dan Pose 2 Jari
-
Buntut Munajat 212, Jokowi - Maruf Amin Laporkan Zulkifli Hasan ke Bawaslu
-
Cegah DBD, Komunitas Ini Bagikan Ikan Cupang untuk Basmi Jentik Nyamuk
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius