Suara.com - Makan Cokelat Setelah Mie Goreng Bikin Meninggal, Hoaks atau Fakta?
Beredar pesan berantai, soal informasi yang menyebut bahaya makan cokelat setelah mengonsumsi mie goreng.
Pesan yang beredar dalam bentuk broadcast di aplikasi Whatsapp tersebut mencatut nama Prof Rokhmin Dahuri, pakar dari IPB dan juga Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan.
Berikut bunyi lengkap pesan tersebut:
Prof.Dr.Ir. Rokhmin Dahuri (IPB/Mantan Menteri Perikanan & Kelautan) :
SEKEDAR INFO KHUSUSNYA UTK ANAK KOST/ siapa saja...
Ada seorang Wanita meninggal Mendadak dgn Kelima Panca Indera nya keluar darah. Setelah diselidiki ternyata Wanita ini meninggal, bukan karena 'Bunuh Diri' atau 'Dibunuh', Melainkan karena ketidaktahuan tentang 'Racun akibat Makanan.
Wanita ini memiliki kebiasaan makan Coklat tiap hari, ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan 'MIE GORENG'. Sebenarnya cuma makan mie goreng saja , juga tidak masalah, karena orang rumahnya juga banyak makan mie malam itu & tak ada yg meninggal. Tetapi, karena MIE itu mengandung 'Arsenic Pentoxide' (As2O5) &
Berhubung habis makan MIE wanita itu makan COKLAT. Terjadilah "Reaksi Kimia" di dalam Perut yg membuat 'Arsenic Pentoxide' (As2O5) Berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yg Sangat Beracun.
Baca Juga: Donorkan Ginjal untuk sang Suami, Gabriela: Anak-anak Membutuhkanmu
- Inilah yg Mengakibatkan :
• Hati
• Jantung
• Ginjal
• Pembuluh Darah Rusak
• Usus Berdarah
• Pembuluh Darah Melebar/Dilatasi.
Sehingga wanita itu Meninggal dgn sangat mengenaskan dgn Kelima Panca Indera 'Keluar Darah' saat itu.
Jadi Hati-hati.!!, Jika habis banyak makan.
• MIE Goreng
• MIE Kering
• MIE Rebus (Kuah)
• MIE Soto
• Semua Jenis MIE
- Jangan Makan COKLAT pada saat yg 'BersamaaN' !!!
- Marilah Berbagi, jika 'Kita Tahu' Hal ini 'Penting' utk Semua.
- Sampaikan ke semua Teman dan Keluarga.
Berita Terkait
-
Hadapi Hoaks, Buya Syafii Maarif: Yang Masih Waras Harus Ikut Turun Gunung
-
Jaksa Ingin Hadirkan 25 Saksi ke Sidang Hoaks Ratna Sarumpaet
-
Facebook Dinilai Tak Hargai Pemerintah Indonesia
-
997 Hoaks Beredar, Paling Banyak Soal Politik Disusul Isu Agama
-
WhatsApp Uji Fitur Pemeriksa Foto untuk Cegah Hoaks
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius