Suara.com - Sepanjang 2019, 80 Balita di Depok Terjangkit Gizi Buruk.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Jawa Barat temukan 80 balita terjangkit gizi buruk sepanjang 2019.
Meski begitu, Kepala Dinkes Depok Novarita mengatakan sebanyak 80 balita atau bayi yang terjangkit gizi buruk sudah mendapatkan perawatan medis.
"Sekarang ini masuk lagi satu balita yang terjangkit gizi buruk dan sudah dirawat di RSUD Depok," kata Novarita kepada Suara.com, Senin ( 22/4/2019).
Balita yang dirawat di RSUD Depok itu masih berusia satu tahun mengalami kondisi gizi buruk.
Balita malang berinisial AT tinggal di RT 003/RW 012 Keluran Beji, Kota Depok. Di usianya yang menginjak satu tahun, kondisi fisik AT sangat memprihatikan.
AT tinggal di sebuah rumah seadanya bahkan terbilang tidak layak huni. Orangtuanya bekerja serabutan.
Kondisi itu membuat AT kurang mendapat asupan gizi hingga mengalami gizi buruk.
AT pun kemudian dibawa ke rumah sakit dan kini berada di ruang isolasi anak. AT mendapatkan perawatan khusus untuk menangani kondisi badannya yang memprihatinkan.
Baca Juga: Miris, Alami Gizi Buruk, Rani Malah Ditinggal Kedua Orang Tua
"Dia juga mengidap penyakit paru-paru. Komplikasi penyakitnya," kata Humas RSUD Kota Depok Setya Hadi.
Tahapan gizi buruk sendiri ada beberapa kategori. Dan yang dialami AT ini menurut Setya Hadi, AT termasuk dalam kondisi berat.
"AT ini masuk dalam malnutrisi berat karena pengaruh penyakit lainnya," tukasnya.
Pemerintah Kota Depok pun mengambil langkah cepat dengan memberikan perhatian pada AT. Seluruh biaya pengobatan AT akan ditanggung pemerintah.
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat