Suara.com - Fasilitas Produksi Rapid Test Kimia Farma Bali memproduksi lima jenis alat diagnostik Rapid Test. Alat diagnostik tersebut berhasil dipasarkan secara Nasional.
Kepala Pabrik PT. Kimia Farma Bali Wiji Julian mengatakan, Rapid Test digunakan untuk pemeriksaan atau screening medis awal dengan menggunakan peralatan yang sederhana serta memberikan hasil dalam waktu yang cepat. Fasilitas atau pabrik seluas 375 m2 itu telah memproduksi alat diagnostik Rapid Test yang juga mendapatkan izin edar berupa Test Kehamilan (hCG test), Tes Hepatitis (HBsAg test), Tes Sifilis, Tes Malaria, Tes Dengue (IgG/IgM test).
Sementara itu, test kit yang saat ini masih dalam pengembangan adalah HIV 1&2 Test, Drug Test yang terdiri atas Morphine Test, Cocaine Test, Marijuana Test, Amphetamine Test, Methamphetamine Test, Ecstasy Test, dan Benzodiazepine Test.
Manajer Plane Rapid Test PT. Kimia Farma, Bali Wiji julian mengatakan, produk yang paling populer dari alat diagnostik Rapid Test adalah tes kehamilan yang bisa diambil dari sampel urine, darah atau plasma.
“Izin edar baru lima macam alat diagnostik Rapid Test. Produk yang akan dipasarkan harus melalui quality control sehingga ada produk yang statusnya karantina dan status released yang bisa dipasarkan,” ujar Wiji saat ditemui Suara.com dalam Kunjungan Lapangan Tematik bersama Kementerian Kesehatan di Bali, Rabu (24/4/2019).
Ia mengaku, peluang untuk ekspor masih dalam tahap penjajakan. Fasilitas produksi ini sendiri mulai beroperasi pada awal tahun 2018 diresmikan oleh Menteri Kesehatan pada 24 Januari 2018.
Saat ini, Kimia Farma juga sedang melakukan pengembangan bahan baku test kit untuk antibodi monoklonal lokal bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk Dengue NS1 dan Universitas Andalas untuk antibodi monoklonal lainnya beserta reagensia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia