Suara.com - Baru-baru ini Sandra Dewi kembali menjadi sorotan setelah curhat di Instagram yang mengatakan sering dipaksa suaminya untuk berbelanja. Ternyata permintaan suami Sandra Dewi itu bisa memengaruhi kesehatan lho.
Beberapa hari lalu Sandra Dewi mengunggah fotonya sedang memeluk suaminya, Harvey Moeis di Instagram. Dalam unggahannya itu Sandra Dewi mengaku suaminya sering menyuruhnya belanja karena terlalu hemat.
"Suamiku yang selalu maksain istrinya belanja karena istrinya sangat hemat," tulis Sandra Dewi.
Curhatan Sandra Dewi yang sering diminta suaminya belanja seketika menjadi perbincangan karena ia diketahui baru saja membeli jet pribadi untuk anak pertamanya pada Maret 2019 lalu.
Hal itulah yang seketika membuat publik membayangkan betapa mewah dan sejahteranya hidup Sandra Dewi. Tetapi, kebiasaan berbelanja nyatanya juga berpengaruh pada kesehatan.
Seperti yang kita tahu semua wanita pasti suka jika berbelanja, berbeda dengan pria. Apalagi jika wanita sudah mendengar tentang diskon dan promo besar-besaran.
Dilansir HiMedik dari psychologytoday.com, kebiasaan wanita berbelanja disebut sebagai 'dorongan wanita'. Sejak dulu wanita sudah digambarkan dengan 'gen yang suka berbelanja', sedangkan pria digambarkan sebagai sosok 'pemburu'.
Menurut ahli biologi-sosial, kebiasaan wanita berbelanja sesungguhnya bukan keinginan primordial. Kebiasaan itu terjadi karena pengaruh budaya konsumtif yang sudah tumbuh serta naluri sebagai wanita yang biasanya akan merasa senang setelah berbelanja.
Perasaan senang inilah yang berkaitan dengan kondisi kesehatan diri sendiri maupun pasangan yang telah memberi kebebasan berbelanja. Karena, orang yang selalu senang cenderung memiliki gaya hidup lebih baik daripada yang selalu murung.
Baca Juga: Masker Sperma Jadi Rahasia Awet Muda Masa Kini
Melansir dari time.com, sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki pasangan selalu bahagia maka kondisinya jauh lebih baik. Artinya, jika istri selalu senang selama di dalam rumah dan setiap kali suami pulang, hal itu akan memengaruhi kesehatan suami.
Penelitian pun telah membuktikan pasangan yang sangat bahagia memberikan pengaruh sebesar 34 persen untuk kesehatan keluarganya. Pasalnya, ia sebagai istri pastinya juga memperhatikan pola hidup keluarganya.
Mulai makanan sehari-hari, pola hidup sehat, olahraga, waktu istirahat dan lain sebagainya. Semua hal itu pastinya sangat memberikan pengaruh besar bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
"Orang yang memiliki pasangan selalu bahagia secara signifikan lebih sering melaporkan kondisi kesehatan yang lebih baik karena mengalami lebih sedikit gangguan fisik dan rutin berolahraga daripada pasangan yang tidak bahagia atau selalu murung," ujar seorang peneliti.
Berita Terkait
-
Dianggap Terlalu Hemat, Suami Paksa Sandra Dewi Lebih Rajin Belanja
-
Penelitian: Puasa Bisa Cegah Kanker hingga Tingkatkan Fungsi Otak!
-
Teka-Teki Terjawab! Sandra Dewi Benar Hamil Anak Kedua
-
Studi Ungkap Makan Nasi Bantu Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Ahli
-
Tak Hanya Cantik, Bunga Kecombrang Juga Punya Manfaat untuk Kesehatan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal