Suara.com - Selain Bikin Awet Muda, Ini 5 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan.
Tertawa merupakan salah satu ekspresi kebahagiaan. Bahkan pepatah menyebut bahwa tertawa adalah obat terbaik dari segala kesedihan yang dialami. Itu sebabnya tertawa juga dijadikan sebagai terapi untuk menangani beragam masalah kesehatan.
Nah untuk mengetahui lebih lanjut manfaat dari tertawa yuk simak ulasan berikut seperti dilansir dari laman Medical Daily.
1. Mengurangi kadar hormon stres
Tertawa sebagai pelampiasan kebahagiaan dapat mengurangi kadar hormon stres, kortisol dalam air liur. Hal ini terungkap dalam penelitian terhadap 50 responden di India pada 2006. Hasilnya yoga tertawa dapat menurunkan kadar stres responden yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan kekebalan tubuh.
2. Meningkatkan kesehatan jantung
Tertawa juga baik lho untuk kesehatan jantung Anda. Hal ini diungkapkan melalui penelitian yang dilakukan Williams Fry dari Stanford University. Menurut hasil temuan, tertawa 10 menit memiliki efek yang sama seperti berlari selama 30 menit. Hal ini memberi efek pada peningkatan sirkulasi darah dan detak jantung.
3. Meningkatkan hormon endorfin
Tertawa dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang biasanya diproduksi usai berolahraga. Endorfin adalah kunci untuk kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik karena senyawa kimianya dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Baca Juga: Viral Video Penari Menangis, Tarian Tradisionalnya Tak Dihargai Sama Sekali
Untuk mengarah pada temuan ini, Psikolog Oxford Robin Dunbar menganalisis efek tawa terhadap resistensi nyeri dalam enam percobaan. Dalam lima studi laboratorium, peserta diperlihatkan klip dari video komedi, video netral, dan video yang menyenangkan di berbagai kombinasi.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa tawa yang berasal dari menonton video komedi membuat orang lebih tahan terhadap rasa sakit. Tahan terhadap rasa sakit adalah satu-satunya ukuran endorfin karena merupakan zat kimia otak.
4. Menurunkan tekanan darah
Para peneliti dari Universitas Osaka di Jepang menemukan fakta bahwa tertawa bisa membantu menurunkan tekanan darah. Temuan ini didapat setelah mereka melakukan penelitian terhadap 74 orang berusia antara 40- 74 tahun untuk mempelajari hubungan antara tekanan darah denga mendengarkan musik atau tertawa.
Satu kelompok yang terdiri dari 32 orang diuji setelah mendengarkan musik, 30 orang lainnya diuji segera setelah tertawa, sedangkan kelompok terakhir yang terdiri dari 17 orang tidak diberikan tes apa pun.
Tingkat tekanan darah mereka diperiksa setelah mendengarkan musik atau tertawa setelah menonton komedi Jepang. Hasil menunjukkan bahwa pembacaan tekanan darah turun sebesar 6 mm Hg pada orang yang mendengarkan musik dan penurunan lebih besar 7 mm Hg pada mereka yang tertawa usai menonton video komedi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?