Suara.com - Meninggalnya ulama kondang Ustaz Arifin Ilham tengah menjadi sorotan publik di media sosial. Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia kemarin malam, Rabu (22/5/2019) malam, pada sekitar pukul 23.40 waktu Malaysia.
Seperti yang diketahui, Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia setelah cukup lama melawan kanker nasofaring dan getah bening yang dideritanya.
Selain kanker nasofaring yang mematikan, kanker getah bening juga bisa menjadi ganas jika tidak ditangani dengan baik dan benar.
Kanker getah bening adalah kondisi ketika sistem limfatik tubuh kita terserang kanker ganas. Padahal sistem limfatik itulah yang menjadi sistem drainase internal tubuh manusia untuk membersihkan darah dari limbah dan racun.
Kanker jenis ini bisa menjadi lebih parah seiring berjalannya waktu. Dalam tingkatan paling buruk, kanker getah bening juga bisa merenggut nyawa penderitanya.
Di sisi lain, kanker kelenjar getah bening ini juga bisa menyerang siapa pun tanpa memandang usia. Oleh karena itu, menjaga diri agar terhindar dari kanker sangat penting.
Melansir dari sunwarrior.com, bawang putih dan jahe menjadi dua bumbu dapur yang sangat baik untuk mencegah kanker getah bening sekaligus meningkatkan sistem limfatik.
Bawang putih meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan memerangi mikroba berbahaya. Manfaat luar biasa itulah yang mampu meningkatkan sirkulasi dan membantu membersihkan racun.
Begitu pula dengan jahe yang memiliki efek menguntungkan pada pencernaan dan sirkulasi, dua sistem yang terikat langsung pada sistem limfatik.
Baca Juga: Ustaz Arifin Ilham Meninggal, Ini Ciri Orang Rentan Kanker Nasofaring
Pada dasarnya dilansir dari onegreenplanet.org, semua rempah-rempah atau bumbu dapur rumahan memiliki manfaat luar biasa untuk membersihkan dan menjaga kesehatan tubuh.
Tak hanya jahe dan bawang putih, sejumlah bumbu dapur lainnya juga mengandung antioksidan yang sangat diperlukan otak sekaligus membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik.
Dua hal tersebut sangat berkaitan dengan baik atau tidaknya aliran getah bening dalam tubuh. Namun, dalam kondisi ini bawang putih dan jahe memang memegang peranan kuat untuk mencegah kanker getah bening.
Bawang putih memiliki sifat antiradang dan antimikroba yang mampu meredakan bengkak sekaligus menurunkan risiko terkena tumor maupun kanker.
Sementara itu, jahe mampu menghambat pertumbuhan sel tumor dan sel kanker dalam tubuh. Oleh karena itu, jahe menjadi bumbu dapur yang direkomendasikan untuk mencegah kanker getah bening.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya