Suara.com - Galih Ginanjar tengah menjadi perbincangan publik setelah membandingan kehidupan seksualnya dengan mantan istri dan Barbie Kumalasari melalui channel Youtube Rey Utami dan Benua.
Mantan suami Fairuz A Rafiq ini pun mengibaratkan kehidupan seksualnya di masa lalu layaknya mengonsumsi ikan asin setiap hari.
"Kalau yang onoh, lu tahu kan kayak buka tudung saji 'yahh ikan asin, tutup lagi' gitu, bayangin kayak gimana?" ujar Galih Ginanjar.
Pengakuan Galih Ginanjar pun seketika membuat Rey Utami terhenyak. Apalagi Galih mengaku kondisi seperti itulah yang membuatnya tidak terlalu lama berhubungan intim.
"Ya akhirnya merem aja, ya udahlah yang penting tersalurkan, makanya cuman 15 menit," ujar Galih.
Tetapi, Galih mengaku tidak bisa menegur mantan istrinya ketika masih berumah tangga dulu. Ia memilih langsung membawa mantan istrinya ke dokter spesialis untuk memastikan penyebab bau organ intim pasangannya.
"Kalau gue orangnya eksekusi, bawa ke dokter kulit dan kelamin yang biasanya dia perawatan muka. Terus aku minta periksain itu (organ intim) sekalian. Ternyata dikerok pakai sendok keluar itu putih semua kayak nasi," papar Galih.
Menurut Galih, berdasarkan keterangan dokter penyebab bau organ intim mantan istrinya karena jamur di vagina.
Melansir dari Flo Health, ada banyak faktor yang menyebabkan vagina wanita berbau amis. Bau ini bisa jadi pertanda perkembangan bakteri dalam vagina atau suatu penyakit.
Baca Juga: Galih Ginanjar Sebut Miss V Bau Ikan Asin, Kenali 5 Macam Bau Organ Intim
1. Vaginosis bakteri
Penyebab paling umum vagina bau amis biasanya karena vaginosis bakteri. Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita usia subur setelah berhubungan seksual. Tetapi, ini bukan infeksi menular seksual.
Vaginosis bakteri disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri pada flora vagina. Kondisi ini biasanya juga disertai gejala seperti gatal dan keputihan.
2. Trikomoniasis atau IMS lainnya
Penyebab kedua vagina bau amis karena penyakit menular seksual seperti trichomoniasis atau trichomonas vaginitis. Penyakit ini tidak disebabkan oleg bakteri vagina melainkan penyakit parasit yang ditularkan melalui berhubungan intim.
Penyakit ini bisa menyebabkan wanita yang menderita dan pria yang berhubungan intim dengannya merasa gatal di sekitar organ intim.
Berita Terkait
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
5 Pasangan Artis Ini Masih Ribut Usai Cerai, Terbaru Ruben Onsu dan Sarwendah di Akun Fans
-
Buat Jaga Keselamatan, Sonny Septian Siapkan Cairan Lada untuk Dibawa Fairuz A Rafiq
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?