Suara.com - Seorang wanita yang sangat menyukai kulit kecoklatan harus rela memiliki ujung hidung yang terpotong setelah munculnya benjolan di hidungnya.
Awalnya, wanita bernama Laure Seguy ini mengira benjolan tersebut adalah jerawat biasa karena berada di hidung. Tapi semakin lama 'jerawat' tersebut justru berkopeng dan berdarah.
Kemudian ia datang ke dokter dan didiagnosis ia terkena infeksi. Jadi dokter hanya memberinya obat antibakteri saja saat itu.
Tapi ternyata obat ini tidak berhasil. Laure pun kembali menemui dokter lain dan mengungkapkan lukanya itu tidak hilang dalam lima bulan.
Pada 15 hari kemudian luka Laure diperiksa dan dokter mengungkapkan wanita 35 tahun itu mengidap salah satu jenis kanker kulit, yaitu karsinoma sel basal. Suatu bentuk kanker kulit non-melanoma yang tumbuh lambat.
Ternyata hal ini disebabkan oleh kebiasaan berjemur untuk mempunyai kulit kecoklatan tanpa menggunakan krim pelindung sinar matahari.
Ia harus menjalani operasi. Dokter memotong 11mm ujung hidungnya untuk memisahkan sel-sel sehat dan mengangkat sel kanker dari hidungnya.
Dokter juga memotong sebagian kecil kulit di garis rambutnya untuk menutupi lubang bekas kanker di hidungnya, memungkinkan pembuluh darah mengalirkan darah dari dahi ke hidungnya.
Seminggu setelah dioperasi dokter baru bisa memastikan bahwa Laure sudah bebas dari kanker.
Baca Juga: Keranjingan Tanning Bed, Wanita Ini Kini Berjuang Lawan Kanker Kulit
Berdasarkan WebMD, kanker kulit karsinoma sel basal tumbuh pada bagian kulit yang mendapat banyak paparan sinar matahari. Dan untungnya, ini adalah kanker kulit yang paling tidak berisiko.
Kanker kulit jenis ini juga tidak mungkin menyebar dari kulit yang terkena ke bagian tubuh lain. Tetapi ini bisa bergerak ke tulang terdekat atau jaringan lain di bawah kulit.
Berita Terkait
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
-
Jalani Operasi Jantung Berisiko, Roberto Carlos Keluar dari Masa Kritis
-
Kajari Purwakarta Bantah Isu Hoaks Dugaan OTT Jaksa oleh Kejagung
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin