Suara.com - Hari Keluarga Nasional, Psikolog Tekankan Pentingnya Sebuah Ruang Keluarga.
Ruang keluarga sejatinya menjadi bagian terpenting dari rumah yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan seluruh anggota keluarga.
Merayakan hari keluarga nasional yang jatuh setiap tanggal 29 Juni, ruang keluarga tentu menjadi topik yang penting dalam sebuah komunikasi antar anggota keluarga.
Pemilihan desain dan perabot dalam ruang keluarga juga bisa menggambarkan karakter, dan kepribadian seseorang.
Mengutip vlog Matamatadotcom, psikolog anak dan keluarga, Ajeng Raviando, menjelaskan bahwa ruang keluarga adalah "jantung" rumah, penting untuk membuat ruang keluarga yang dapat menciptakan kenyamanan dan kehangatan di dalam rumah.
Ajeng memastikan kehadiran ruangan ini bisa membantu orangtua menjalani pola asuh untuk anak-anak mereka.
"Tidak ada tempat di mana keluarga bisa ngumpul, bincang santai, bercanda selain di ruang keluarga. Di sinilah akan tercipta ikatan, dan kedekatan emosional," ungkapnya.
Agar bisa memberikan kehangatan serta kenyamanan, kata Ajeng, sebaiknya libatkan anggota keluarga dalam pemilihan jenis, bentuk dan warna saat sedang mendesain ruang keluarga yang sesuai keinginan masing-masing individu.
Baca Juga: Ini Masalah Umum yang Jadi Bahan Perdebatan Orangtua dan Anak
Jika terlalu banyak usulan, sambungnya, ambil jalan tengah dengan memadupadankan berbagai konsep yang disukai masing-masing anggota keluarga. Misalnya, warna netral dengan warna yang lebih cerah.
"Ruang tamu dan ruang keluarga sudah menyatu. Di rumah itu individunya berbeda-beda, umurnya bervariasi, jadi tetap perlu dilibatkan. Perlu intervensi anggota keluarga dalam menentukan pemilihan ruang keluarga agar semuanya merasa nyaman," tandasnya.
Dengan cara ini, hubungan keluarga pun akan menjadi lebih dekat, dan membuat semuanya betah berlama-lama, merasa nyaman, tentram dan aman. Pasalnya, kata Ajeng, itulah fungsi sebenarnya dari ruang keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini