Suara.com - Telur merupakan makanan yang kaya akan protein dan bermanfaat untuk pembentukan otot. Namun, sebagian besar penderita diabetes justru menghindarinya karena kandungan kolesterol di dalamnya.
Padahal dilansir dari timesofindia, para ahli mengatakan mengonsumsi kolesterol dalam jumlah sedang tidak berdampak negatif terhadap kadar kolesterol dalam tubuh. Bahkan menurut American Diabetes Association (ADA), telur cocok bagi penderita diabetes karena memiliki skor indeks glikemik rendah.
Hal tersebut berarti telur kurang berpengaruh terhadap kadar gula darah. Beberapa manfaat lain yang perlu Anda ketahui dari telur adalah selain bernutrisi, telur juga rendah kalori.
Kandungan protein dalam telur bisa membuat orang merasa kenyang lebih lama sehingga membantu menjaga berat badan yang sehat. Sebagai protein lengkap, telur juga mengandung asam amino yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan hanya bisa diperoleh dari makanan.
Selain itu, telur juga mengandung kolin dan kalium yang baik untuk daya ingat, suasana hati, rambut, kulit, kuku, serta produksi insulin.
Telur ukuran normal termasuk kuningnya mengandung:
80 kalori
5.8g lemak
1.8g lemak jenuh
216 mg kolesterol
80mg natrium
.4g karbohidrat
Serat 0g
Gula 4g
Protein 7.3g
Sementara itu, ADA merekomendasikan bahwa orang yang menderita diabetes harus mekan kurang dari 300 miligram (mg) kolesterol per hati. Memang benar bahwa telur mengandung kolesterol tinggi, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kolesterol yang terkandung di dalam makanan ini tidak banyak berpengaruh pada peningkatan kadar kolesterol secara keseluruhan pada tubuh.
Sebaliknya, mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi sebenarnya yang berbahaya, yang bisa meningkatkan kadar kolesterol. Hindari kue, cookies, bacon, permen, dan makanan ringan olahan saat menderita diebetes.
Baca Juga: Penderita Diabetes Tipe 2 Lebih Baik Konsumsi Kopi Murni, Mengapa?
Studi lain pada 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi telur secara teratur bisa mengurangi risiko diabetes.
Bagi pasien diabetes usahakan memasukkan sayuran cincang atau salad ke dalam olahan telur. Jika Anda menggorengnya, gunakan minyak goreng yang menyehatkan jantung, seperti jagung, kanola, atau minyak zaitun.
Berita Terkait
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah
-
Peternak Kecil Terjepit di Tengah Monopoli dan Kebijakan
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini