Suara.com - Nekat Nikat Sedarah, Ini 5 Penyakit yang Mengintai Keturunannya Kelak
Kasus perkawinan sedarah terjadi di Luwu, Sulawesi Selatan. Seorang lelaki berinisial AA (38) menikahi adiknyanya, BI (30), yang membuat mereka diusir dari desanya.
Akibat dari hubungan pernikahan sedarah tersebut, mereka bahkan telah memiliki dua orang anak berusia 2,5 tahun dan 1,5 tahun.
Perkawinan sedarah diketahui memiliki banyak efek negatif, terutama bagi anak-anak di masa depan. Risiko penyakit langka hingga cacat lahir mengintai anak-anak hasil perkawinan sedarah.
Dirangkum Suara.com, berikut 5 penyakit langka yang mengintai keturunan perkawinan sedarah:
1. Mucopolysaccharidoses (MPS)
Pasien MPS mengalami kelainan genetik tubuh sehingga tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk mencerna protein.
Sebagai pengobatan dibutuhkan susu formula khusus yang masih diimpor dari negara-negara maju.
2. Cacat lahir
Baca Juga: Heboh Pernikahan Sedarah, Begini Proses Transfer Genetik Pemicu Anak Cacat
Pernikahan sedarah dapat meningkatkan risiko cacat lahir terdapat sekitar 2 persen pada populasi umum dan 4 persen pada pernikahan yang orangtuanya memiliki kekerabatan dekat.
Berbagai macam masalah yang terjadi seperti kebutaan, ketulian, penyakit kulit dan kondisi neurodegeneratif.
3. Hemofilia
Perkawinan sedarah juga bisa memicu penyakit hemofilia. Bahkan pernikahan sedarah dianggap menjadi penyebab paling tinggi penyakit hemofilia.
Sehingga Anda patut curiga jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit ini. Hemofilia adalah kondisi yang disebabkan oleh kecacatan pada gen yang memungkinkan pembekuan darah.
4. Fumarse Deficiency (FD)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga