Suara.com - Setiap calon ibu pastilah menginginkan yang terbaik untuk bayi yang tengah dikandungnya, salah satunya dengan memberi nutrisi terbaik dari berbagai makanan yang mereka konsumsi. Hal ini pula yang dilakukan oleh seorang ibu bernama Anne Jensen.
Perempuan berusia 23 tahun ini merupakan seorang frutarian, yakni sebuah praktik mengganti pola makan biasa hanya dengan mengonsumsi buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Banyak orang mungkin akan menganggapnya aneh, karena ia hanya mengonsumsi berbagai buah-buahan dalam kondisi hamil. Namun, dilansir dari Metro, Anne yang saat ini usia kehamilannya menginjak 25 minggu tersebut merasa baik- baik saja.
Dia bahkan ingin anak di dalam perutnya makan hal yang sama seperti dirinya, seperti melon, pisang, dan salad yang terbuat dari bayam, selada dan tomat.
Meskipun rata-rata ia memakan makanan ini dengan mentah, Anne mengatakan selama hamil, dia tetap memasak makanan-makanan ini, karena dapat membantunya mengatasi mual.
Anne yakin bahwa menjadi fruitarian bisa tetap meningkatkan energinya, yang akan bermanfaat saat nanti dia siap untuk membawa kehidupan baru ke dunia.
Begitu dia melahirkan, dia berencana untuk mendengarkan tubuhnya untuk mencari tahu jenis diet apa yang terbaik untuknya, tetapi berharap dia bisa kembali ke fruitarian penuh waktu.
"Saya ingin membesarkan anak saya sebagai fruitarian, tetapi saya tidak bisa melakukannya jika saya tidak mengikuti diet sendiri," katanya.
Selain itu, Anne juga mengatakan jika dirinya berencana untuk menyusui selama bayinya menginginkannya.
Baca Juga: Keren, Peneliti Unsoed Temukan Alat Deteksi Dini Anemia untuk Ibu Hamil
"Saya tahu itu adalah sumber utama kalori untuk bayi dan akan memperkenalkan makanan secara perlahan di sampingnya. Saya hanya akan menunggu dan melihat apa yang terbaik untuk bayi saya," ungkapnya.
Dia juga mengatakan jika sebagian besar temannya yang juga fruitarian setuju bahwa ini adalah pilihan yang paling sehat yang dia ambil, dan dia merasa beruntung jika orang-orang di sekitarnya sangat mendukung.
Sayangnya, di media sosial, kata Anne, banyak yang tidak memahami diet vegan mentah yang ia lakukan saat ini. Dia pun banyak mendapatk kritik keras mengenai kondisi bayinya saat ini.
"Tetapi orang-orang daring, yang tidak memahami diet vegan mentah, sangat kritis, memberi tahu saya bahwa saya harus minum susu sapi saat hamil untuk memberi bayi saya segala yang dibutuhkannya. Tapi saya percaya susu sapi untuk bayi sapi, dan manusia bisa mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan dari tanaman," ungkapnya.
Anne sendiri menjalani diet begetarian sejak berusia 12 tahun, setelah melihat teman-temannya beralih ke diet ini dan melihat perlakuan buruk yang dilakukan manusia terhadap hewan.
Anne pernah mencoba makan makanan yang kaya akan susu, namun ia malah merasa tak sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga