Suara.com - Seperti Apa Pola Asuh Tepat untuk Generasi Alpha? Ini Kata Pakar.
Setiap generasi, memiliki gaya didik dan pengasuhan yang berbeda yang tidak bisa disamakan dari satu generasi ke generasi lainnya. Nah, pada generasi Alpha, atau mereka yang lahir antara 2010/2011 hingga 2025, ada beberapa cara khusus yang perlu diperhatikan oleh para orangtua Milenial.
Psikolog Anak dan Keluarga, Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd, mengatakan sistem parenting yang harus orangtua Milenial anut dalam mengasuh generasi Alpha dinamakan pengasuhan otoritatif (authoritative parenting).
Ini kata dia, merupakan salah satu gaya pengasuhan yang memperlihatkan pengawasan ekstra ketat terhadap tetap bersikap responsive, menghargai dan menghormati pemikiran, perasaan, serta mengikutsertakan anak dalam pengambilan keputusan.
"Di antaranya, orangtua harus lebih banyak mendengarkan dan mengijinkan anak untuk mengutarakan pendapat mereka. Jadi anak tetap menghormati kita, tapi mereka bisa cerita apa saja ke orangtua," kata Rosdiana dalam Peluncuran Inovasi Terbaru S-26 Procal Gold di Jakarta, Kamis (19/9/2019).
Selanjutnya, kata dia, orangtua juga harus berdiskusi dengan anak, mengutamakan kemandirian dan penalaran, memberikan dan mendiskusikan pilihan, menerapkan konsekuensi yang adil dan hangat juga bersahabat.
Selain itu, hal penting lainnya adalah orangtua harus memberikan contoh pada anak, bukan hanya sekedar nasihat. Sehingga anak bisa belajar dari apa yang mereka lihat, bukan hanya sekedar ceramah kosong.
"Berikan pengalaman bukan barang atau uang saat ingin memberi mereka reward, supaya mereka bisa terus-terusan eksplor," jelas Rosdiana.
Baca Juga: Ingin Anak Jenius, Belajarlah dari Pola Asuh Keluarga BJ Habibie
Pembatasan gadget pada anak juga menjadi salah satu yang direkomendasikan, kata Rosdiana. Lalu, berikan mereka lebih banyak pengalaman sensorik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius