Suara.com - Menghadapi reaksi publik yang terus meningkat terkait masalah kesehatan yang diduga disebabkan oleh rokok elektrik, Juul Labs mengatakan bahwa Chief Executive Officer dari perusahaan rokok eletrik ini, Kevin Burns, akan segera mengundurkan diri.
Dilansir dari Time, kepergian Kevin memang diduga karena tingginya reaksi negatif publik yang terus meningkat akibat ramainya masalah pernapasan terkait penggunaan rokok elektrik.
Lewat sebuah pernyataan, K.C. Crosthwaite ditulis segera bergabung dengan Juul dan menjabat sebagai CEO baru mereka.
Crosthwaite sebelumnya menjabat sebagai chief growth officer di perusahaan rokok ternama, Marlboro Altria Group Inc.
Juul memang bukan satu-satunya perusahaan produsen rokok elektrik. Tapi dalam kasus kesehatan terkait rokok elektrik, Juul menjadi merek paling disorot karena dianggap sebagai rokok elektrik paling laris di AS.
Belum lama ini, penyakit paru-paru misterius telah menewaskan setidaknya delapan orang dan membuat lebih dari 500 orang lainnya jatuh sakit dalam beberapa bulan terakhir.
Para pembuat undang-undang dan pembuat peraturan di Amerika Serikat telah menyalahkan Juul atas pemasaran produk-produknya, dengan mengatakan perusahaan secara tidak tepat mengklaim sebagai alat umtuk berhenti merokok konvensional.
Pihak perusahaan lalu menanggapi dengan menyatakan hendak menangguhkan segala aktivitas beriklan seperti siaran, cetak, dan iklan digital di AS serta menahan diri untuk tidak melobi tim administrasi Presiden Trump.
"Saya telah lama percaya pada masa depan di mana perokok dewasa sangat memilih produk-produk alternatif seperti Juul. Itu telah menjadi misi perusahaan ini sejak didirikan, dan kami telah mengambil langkah besar ke arah tersebut. Sayangnya, hari ini, masa depan itu berisiko karena tingkat penggunaan yang tidak dapat diterima dan mengikis kepercayaan publik terhadap industri kami," tulis Crosthwaite dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Ramai Penyakit Pernapasan, Swalayan Ini Tidak Mau Jual Rokok Elektrik Lagi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli