Suara.com - Ashan Corrick, seorang pria asal Inggris ini terkejut ketika pertama kali didiagnosis kanker otak. Apalagi, mendadak Ashan juga diberi tahu sisa hidupnya tinggal 1 tahun lagi.
Mulanya, Ashan Corrick merasa mengalami sakit kepala biasa. Setelah 2 hari tak kunjung hilang, Ashan mendatangi rumah sakit untuk memeriksa keluhan sakit kepalanya.
Saat itulah Ashan baru mengetahui keluhannya yang dianggap sakit kepala biasa ternyata adalah kanker otak stadium empat. Ashan seketika terkejut karena sebelumnya ia hampir tidak pernah sakit, bahkan pilek sekalipun.
Saudara kembarnya, Aysa, mengaku juga terkejut ketika mendengar Ashan menderita kanker otak. Di sisi lain, anggota keluarganya diketahui memang sudah banyak yang menderita kanker.
"Diagnosis itu sebuah kejutan besar. Karena Ashan tidak pernah mengeluh sakit selama ini. Karena itu, diagnosis ini terdengar sangat menyedihkan," kata Aysa, saudara kembar Ashan dikutip dari Mirror.
Ashan lantas menceritakan awalnya mengatasi rasa sakit kepala. Sebelum didiagnosis kanker otak, Ashan sempat mengonsumsi parasetamol untuk menurunkan sakit kepalanya seperti biasa.
Tetapi, obat itu tak membantu sakit kepalanya hilang selama 2 hari. Sampai akhirnya, Ashan berinisiatif pergi sendiri ke rumah sakit dan melakukan scan kepalanya.
"Saya sempat mengonsumsi parasetamol, tetapi obat itu tidak mengatasi sakit kepalaku. Jika aku menilai, efeknya hanya sekitar 7-10 tetapi tidak menghilangkan sakit kepalaku," tuturnya.
Setelah melakukan scan di rumah sakit, dokter baru memberi tahu Ashan bahwa ada massa hitam di otaknya. Ashan pun memutuskan untuk rawat inap dan melakukan operasi esok harinya.
Baca Juga: Mutasi PPM1D, Pengobatan Unik untuk Kanker Otak Paling Agresif pada Anak
Lima menit sebelum operasi dimulai, dokter tiba-tiba memberi tahu Ashan bahwa ia juga menderita kanker otak. Kemudian, dokter melakukan operasi pengangkatan tumor glioblastoma dari otaknya.
Namun, dokter tidak bisa menghilangkan sel kanker yang ada di dalam otaknya. Saat itu, Ashan masih belum mengetahui betul penjelasan dokter terkait kondisinya.
Sekitar 4 hari setelah operasi, Ashan kembali ke rumah sakit karena merasakan sakit kepala lagi. Saat itu dokter menganjurkannya perawatan kanker otak selama 1-2 tahun.
"Dokter menawarkan saya menjalani pengobatan kanker selama 1-2 tahun. Sekitar 50 persen orang dengan kondisi seperti saya dapat melewati tahun pertamanya, 25 persen melewati tahun kedua dan 10 persen mampu bertahan hidup hingga 5 tahun," jelasny Ashan.
Ashan pun sangat berpikiran positif bahwa ia akan sembuh dari kankernya meskipun dokter mengatakan penyakitnya tidak bisa disembuhkan.
Pasalnya, kenyataan ini seolah menjadi musibah besar bagi keluarga. Tidak hanya Ashan yang menderita kanker, adik hingga ibunya pun tengah menjalani perawatan rutin akibat saluran tubuh pecah serta leukemia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru