Suara.com - Cegah Biang Keringat pada Anak, Bunda Bisa Gunakan Lapisan Penyejuk
Cuaca panas dan tak menentu seperti sekarang membuat anak-anak terutama bayi mudah berkeringat hingga muncul ruam dan biang keringat.
Apalagi struktur kulit bayi sangat berbeda dibanding struktur kulit orang dewasa. Kulit bayi cenderung lebih halus, hal itu membuat kulit mereka lebih rentan dan sensitif terhadap berbagai hal.
"Khususnya di daerah tropis seperti Indonesia, bayi dan anak lebih mudah berkeringat. Dikarenakan cuaca yang panas dan lembap ditambah dengan struktur kulit bayi yang belum sempurna membuat mereka lebih rentan mengalami ruam atau biang keringat pada kulit," kata dr. Litya Ayu Kanya Anindya, Sp.KK, pengurus PERDOSKI (Perhimpinan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin) dalam acara peluncuran Jellypop dari Mothercare di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Rabu, (20/11/2019).
Agar bayi dan anak terjaganya kenyamanannya, dr. Litya memberikan beberapa opsi yang bisa dilakukan oleh orangtua seperti memastikan perputaran udara di ruangan, menggunakan pakaian yang sesuai dengan suhu ruangan atau kegiatan, menggunakan tempat tidur dan alas yang terbuat dari katun dan memberikan efek sejuk.
Itu juga yang coba ditawarkan oleh perusahan pengecer global keperluan ibu dan anak, Mothercare dengan meluncurkan lapisan penyejuk asal Korea Selatan, Jellypop edisi Jelly Seat dan Jelly Mat.
Lapisan penyejuk tersebut terbuat dari bahan katun Oxford premium dan Hisobead yang akan membuat anak merasa sejuk dan nyaman pada cuaca yang panas. Hisobead sendiri merupakan sebuah teknologi terbaru dimana jenis mutiara kualitas tinggi penyerap air dan mengubahnya menjadi gel bening transparan yang sangat aman untuk tubuh manusia.
Tanpa menggunakan bahan kimia, Hisobead dibentuk dari 99% air sehingga sangat direkomendasikan untuk anak yang mempunyai masalah kulit sensitif dan sering mengalami ruam atau biang keringat dibagian punggung.
"Mothercare bersemangat untuk terus bisa menjadi bagian dari tumbuh kembang anak dan memberikan tidak hanya produk terbaik untuk segala kebutuhan anak tetapi juga kenyamanan," kata Stefani, Marketing Manager Mothercare Indonesia.
Baca Juga: La Lembah Manah Trending, Yuk Kenali Kepribadian Bayi Berzodiak Scorpio
Penggunaannya sendiri sangat mudah, Jelly Seat dapat diletakkan pada kereta dorong maupun car seat, sehingga anak tetap merasa sejuk walaupun sedang berada di taman. Sedangkan Jelly Mat dapat dibentangkan di tempat tidur sehingga anak lebih nyaman tidak berkeringat ketika bermain ataupun tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?