Suara.com - Mendengkur saat tidur menjadi kebiasaan beberapa orang. Memang bukanlah hal yang mengganggu secara medis, namun akan mengganggu pasangan atau orang di sekitar kita saat tidur. Terlebih mendengkur dalam volume yang keras.
Sebelum menjajal obat maupun terapi untuk mengatasinya, tak ada salahnya untuk mengusahakannya sendiri terlebih dahulu. Dilansir dari Web MD, berikut solusi alami yang dapat membantu Anda berhenti mendengkur.
1. Ubah posisi tidur
Berbaring telentang membuat pangkal lidah dan langit-langit lunak Anda runtuh ke dinding belakang tenggorokan. Hal itu dapat menyebabkan suara bergetar saat tidur. Posisi tidur menyamping dapat membantu mencegah hal ini.
2. Menurunkan berat badan
Jika berat badan Andamulai mendengkur saat berat badan bertambah, penurunan berat badan bisa membantu. "Jika Anda menambah berat di sekitar leher Anda, itu meremas diameter internal tenggorokan, membuatnya lebih mungkin runtuh saat tidur, memicu dengkuran," kata Daniel P. Slaughter, MD, seorang otolaryngologist dan ahli mendengkur di Capital Otolaryngology di Austin, Texas.
3. Hindari alkohol
Minum alkohol empat hingga lima jam sebelum tidur membuat mendengkur bertambah buruk. "Orang yang biasanya tidak mendengkur akan mendengkur setelah minum alkohol.
4. Lakukan kebiasaan tidur yang baik
Kebiasaan tidur yang buruk dapat memiliki efek yang mirip dengan minum alkohol, kata Slaughter. Bekerja berjam-jam tanpa tidur yang cukup misalnya. "Anda tidak bisa tidur nyenyak yang kemudian membuat otot-otot menjadi serpih, yang menciptakan mendengkur," kata Slaughter.
5. Buka bagian hidung
Jika mendengkur dimulai di hidung Anda, menjaga saluran hidung tetap terbuka dapat membantu. Ini memungkinkan udara bergerak lebih lambat, kata Slaughter. "Bayangkan selang taman sempit dengan air mengalir. Semakin sempit selang, semakin cepat air mengalir."
Sebab jika hidung Anda tersumbat atau menyempit karena pilek atau penyumbatan lainnya, udara yang bergerak cepat lebih mungkin menghasilkan dengkuran. Mandi air panas sebelum tidur dapat membantu membuka saluran hidung.
6. Ganti bantal
Alergen di kamar Anda dan di bantal dapat berkontribusi untuk mendengkur. Juga, kapan terakhir kali Anda membersihkan kipas angin langit-langit? Coba ganti bantal Anda yang sudah penuh debu dan kuman itu.
Baca Juga: Bayi Sering Ngorok Bisa Berdampak Depresi
7. Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik
Selalu minum banyak air. "Sekresi di hidung dan langit-langit lunak Anda menjadi lengket ketika Anda mengalami dehidrasi," kata Slaughter. "Ini bisa membuat lebih banyak mendengkur," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik