Suara.com - Pakar Ungkap Manfaat Nonton Film Natal Diulang-ulang bagi Pasien Demensia
Musim libur Natal dan Tahun Baru merupakan waktu di mana televisi berlomba-lomba menayangkan film-film liburan keluarga.
Beberapa film diantaranya bahkan film lama yang diputar ulang setiap waktu. Sebut saja film-film seperti Home Alone, Baby's Day Out dan Jingle All The Way yang biasa menemani waktu liburan di rumah.
Meski kerap dianggap membosankan, tapi tahukah Anda bahwa memutar ulang film tersebut dapat membantu seseorang yang mengidap demensia?
Menurut para ahli, mendengar lagu dan menyaksikan film yang ditayangkan berulang-ulang dapat memancing 'ingatan emosional' penderita demensia. Dan meskipun mereka tak tahu pasti alur cerita yang ditayangkan, pasien demensia bisa merasakan sensasi kenangan ketika menyaksikannya.
Menurut direktur bagian demensia dari NHS Inggris, Prof Alistair Burns, momen liburan seperti Natal bisa sangat membingungkan bagi penderita demensia. Hubungan sosial dan kedatangan tamu yang tak henti-henti kerap membuat mereka merasa tidak nyaman.
Namun Alistair mengatakan, menyaksikan film liburan atau mendengarkan lagu populer dapat membuat pasien demensia lebih kerasan. "Orang dengan demensia mungkin akan lebih sulit mengikuti perbincangan, kegaduhan dari Natal dan merasa tidak dilibatkan. Berkumpul dengan keluarga menyaksikan film klasik, melihat foto-foto lama dan bermain lermainan keluarga atau menyanyikan lagu Natal dapat dilakukan dan membantu mereka merasa dilibatkan," tambahnya.
Hal tersebut, tambahnya, penting bukan hanya bagi pasien tetapi juga psikologis keluarga pasien demensia.
"Bagamana pun, setiap orang dengan demensia itu berbeda. Jadi penting untuk mendengarkan dan mengakomodasi apa yang orang yang kamu cintai inginkan," tambah Kathryn Smith, chief operating officer dari Alzheimer's Society.
Baca Juga: Masih 6 Tahun, Bocah Lelaki Ini Sudah Alami Demensia Akibat Penyakit Langka
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital