Suara.com - Setelah berolahraga, tentunya pakaian yang dikenakan akan basah kuyup oleh keringat. Kapan biasanya Anda mencuci pakaian olahraga? Sebab memakainya lagi tanpa dicuci adalah ide yang sangat buruk.
Sebab dengan tidak mencuci pakaian olahraga secara teratur, keringat, bakteri dan minyak tubuh sendiri akan meresap ke dalam kain (terutama dalam bahan sintetis).
Menggunakan kembali pakaian tersebut menyebabkan penumpukan, yang pada gilirannya dapat membuat bau tidak sedap. Tapi pakaian berbau busuk bukan satu-satunya kekhawatiran tidak mencuci pakaian olahraga setelah setiap kali digunakan. Ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada kulit Anda.
Dilansir dari Metro, saat berolahraga suhu tubuh akan naik yang menyebabkan kelenjar keringat terbuka dan melepaskan keringat dari kulit.
Bakteri sehat yang hidup di kulit kita kemudian akan menyerap keringat dan ini menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi mereka. Ini berarti bahwa jika pakaian itu digunakan kembali tanpa dicuci terlebih dahulu, terutama setelah latihan keras, itu dapat menyebabkan masalah kulit atau memperburuk kondisi yang ada.
"Kulit kita membawa flora normal yang merupakan bakteri alami yang tidak berbahaya yang kita bawa ke kulit kita dan area tubuh lainnya," kata dr. Aishah Iqbal, dikutip dari Metro.
Jika pakaian kemudian digunakan kembali tanpa dicuci, kulit diperkenalkan ke pakaian yang mungkin menghuni bakteri. Hasil dari ini biasanya memperburuk masalah kulit seperti jerawat yang disebabkan oleh pakaian yang ketat dan tidak memungkinkan kulit untuk bernafas.
"Infeksi ragi juga umum terjadi ketika area seperti selangkangan dan ketiak berulang kali terpapar pada lingkungan yang lembab," tambahnya.
Meski demikian, ada pandangan bertentangan tentang apakah orang perlu mencuci pakaian olahraga setelah setiap kali digunakan, terutama jika latihan itu tidak menghasilkan banyak keringat.
Baca Juga: Jadikan Mencuci Sebagai Ajang Meditasi, Ini Lho Manfaatnya!
Namun jika Anda merasa tidak perlu mencucinya dan akan menggunakannya kembali, ingat untuk menunggunya hingga kering terlebih dulu ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren