Suara.com - Hari Kanker Sedunia, Menteri Terawan Sebut Gaya Hidup Ini Harus Diubah
Seiring dengan tingginya tren merokok, gaya hidup tidak sehat maupun penyebab lain terutama infeksi yang seringkali terjadi pada negara berkembang. Menjadikan kanker sebagai penyakit kronis yang angkanya terus menanjak tinggi.
Menurut perkiraan WHO dan IARC, kasus baru kanker dapat meroket mencapai angka 29,5 juta dan menyebabkan kematian 16,3 juta orang ditahun 2040. Dengan populasi mendekati 266 juta jiwa dan 348.809 kasus baru kanker di tahun 2018, diperkirakan kasus kanker akan meningkat sebesar 65,1% dalam 22 tahun di Indonesia.
"Sama-sama harus waspada, terapkan gaya hidup sehat, tren lifestyle yang tidak baik untuk tubuh harus diubah, kesadaran juga penting untuk melakukan check up. Saya mendukung penuh RSCM (RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo) menyediakan fasilitas lengkap hingga Pelayanan Kanker Terpadu (PKaT) RSCM bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day)," kata Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, saat menghadiri peresmian PKaT bersamaan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) yang jatuh pada hari ini, Selasa (4/2/2020).
Banyaknya masyarakat yang belum terliterasi dengan baik, menyebabkan rendahnya awareness tentang pencegahan, tanda dan gejala, maupun penanganan kanker yang tepat. Selain itu upaya preventif yang belum sepenuhnya dibudayakan di kalangan masyarakat, faktor ekonomi, sosial dan geografis pada negara kepulauan ini seringkali menjadi penghambat bagi pasien untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
"Semoga awareness terkait kanker semakin dirasakan untuk mencegah dan menekan angka pasien untuk ke depannya," katanya.
Dalam hal ini, Prof Dr dr Soehartati, SpRad, Onk.Rad saat peresmikan Pelayanan Kanker Terpadu (PKaT) menyatakan dengan peningkatan angka harapan hidup dan pergeseran tren lifestyle, menjadikan kanker sebagai penyakit kronis yang angkanya terus menanjak tinggi.
Gagasan Pelayanan Kanker Terpadu RSCM memiliki Center of Excellence bertaraf internasional dengan pelayanan multidisiplin mulai dari bidang preventive medicine, diagnosis, terapi dan continuing
care, berpadu bersama untuk memberikan layanan terbaik dalam mengalahkan kanker. Terobosan mesin Radioterapi Halcyon (pertama di Indonesia), 4D CT Simulator (pertama di Rumah sakit pemerintah), dan Versa-HD, yang dengan ketiganya menjadi pelopor teknologi radioterapi 4D di Indonesia sehingga membantu penanganan kanker melalui sinar radioterapi maupun radiosurgery yang dapat dilakukan dengan presisi tinggi, cepat, lebih tidak invasif serta lebih user and patient friendly.
Baca Juga: Mulai Batasi, Keseringan Minum Soda Dapat Meningkatkan Risiko Kanker
"Red Carpet Service yang ditawarkan menjadi esensi penting dalam membantu meningkatkan
Quality of Life dan memperpanjang hidup pasien kanker," katanya.
Selain peresmian PKaT, masih dalam rangka merayakan World Cancer Day 2020, RSCM imbau kepada masyarakat mengenai pengtahuan soal kanker, dan meningkatkan awareness publik secara luas.
"RSCM menggelar kegiatan berupa antara lain, skrining kanker leher rahim (pemeriksaan IVA), kanker payudara (pemeriksaan SADANIS), kanker prostat (pemeriksaan kadar PSA) untuk karyawan RSCM, talkshow mengenai kanker dan masih banyak kegiatan pendukung lainnya dalam World Cancer Day tahun ini," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi