Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan setengah sendok makan minyak zaitun per hari bisa mengurangi risiko serangan jantung secara signifikan.
Dilansir dari Daily Mail, peneliti Harvard mempelajari kesehatan hampir 100.000 orang selama 24 tahun dan menemukan konsumsi minyak zaitun yang lebih tinggi bermanfaat bagi kesehatan jantung.
Sebagian besar ahli sepakat bahwa minyak zaitun, terutama yang extra virgin, sangat baik untuk tubuh. Ia mengandung asam lemak yang disebut asam oleat yang mengurangi peradangan.
"Penelitian sebelumnya telah mengaitkan konsumsi tinggi minyak zaitun dengan kesehatan jantung yang lebih baik, terutama di negara-negara Mediterania di mana asupan minyak zaitun jauh lebih tinggi daripada di Amerika Serikat," kata Dr. Marta Guasch-Ferre, penulis utama studi ini.
Semua peserta bebas dari kanker, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya pada awal penelitian.
Setiap empat tahun selama sekitar tiga dekade, peserta penelitian menjawab kuesioner tentang diet dan gaya hidup mereka.
Para peneliti juga menggunakan model statistik untuk membandingkan manfaat kesehatan jantung dari minyak zaitun dengan minyak nabati lainnya yang digabungkan, seperti jagung, kanola, safflower dan kedelai.
Setelah memperhitungkan faktor diet dan gaya hidup, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun per hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah untuk mengalami segala jenis penyakit kardiovaskular.
Meski minyak zaitun lebih baik dari kebanyakan lemak hewani dan margarin, ia rupanya tak lebih unggul dari minyak nabati lainnya.
Baca Juga: Bawang Putih Hingga Minyak Wijen, Benarkah Bisa Tangkal Corona Covid-19?
"Ini berarti mengganti segala jenis lemak hewani dengan minyak nabati, termasuk minyak zaitun, tetapi juga yang lain, bisa menjadi strategi yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung," jelas Dr. Marta.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru