Suara.com - Ahli kesehatan dan pemerintah telah memperingatkan bahwa orang lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan berisiko sangat rentan terinfeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2.
Menurut Public Health England, Covid-19 merupakan ancaman besar bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lebih lemah dan penyakit jangka panjang atau kronis.
Dilansir Sky News, beberapa kondisi kronis yang dikatakan meningkatkan risiko adalah penyakit jantung, penyakit paru-paru, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kanker.
Layanan kesehatan Irlandia juga telah merilis daftar kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, termasuk :
- Pasien yang menjalani perawatan kanker.
- Pasien yang menjalani perawatan penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, lupus, multiple sclerosis (MS) dan penyakit radang usus.
- Pasien dengan HIV.
- Siapa pun yang pernah melakukan transplantasi organ atau sumsum tulang.
Penderita asma juga dianggap berisiko terkena virus dengan gejala parah yang menyebabkan infeksi pada salulran pernapasan.
"Virus pernapasan seperti ini dapat memicu gejala asma dan dapat menyebabkan serangan asma. Sangat penting bagi Anda untuk mengambil langkah pencegahan. Ini membantu mengurangi risiko serangan asma yang dipicu oleh virus apa pun, termasuk virus corona baru," tutur Jessica Kirby, kepala saran kesehatan di Asthma Inggris.
Tidak hanya penderita asma, Kirby juga memperingatkan perokok. Sebab, rokok memiliki efek negatif terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang.
"Ini mengurangi perlindungan alami Anda terhadap infeksi, seperti virus corona," tandasnya.
Baca Juga: Pulang dari Bali, 38 Anggota DPRD Kota Padang Masuk Daftar ODP Corona
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai