Suara.com - Jadi ODP atau PDP Corona Covid-19? Begini Prosedur Isolasi Mandiri di Rumah
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 memastikan jika orang dalam pemantauan (ODP) yang memiliki gejala seperti batuk, pilek demam dan sesak napas. Mereka dapat melakukan isolasi mandiri.
"Sekarang tak berarti bahwa kasus positif harus diisolasi di rumah sakit. Ada beberapa kasus positif tanpa gejala yang akan kita karantina, diisolasi di rumahnya secara mandiri," kata Yurianto di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (16/3/2020).
Lalu apa bagaimana mereka yang PDP dan dinyatakan positif melakukan isolasi mandiri?
Kemenkes melalui surat edaran No. HK.01.02 2020 tentang Protokol Isolasi Sendiri Dalam Penanganan Coronavirus Disease (Covi-19). Menjabarkan beberapa langkah atau prosedur untuk melakukan Isolasi mandiri di rumah baik yang ODP, PDP, ataupun yang positif tapi memiliki penyakit penyerta, seperti sebagai berikut.
Isolasi diri sendiri ketika:
- Seseorang yang sakit (demam atau batuk pilek/nyeri tenggorokan/gejala penyakit pernafasan Iainnya). Namun tidak memiliki risiko penyakit penyerta lainnya (diabetes, penyakit jantung, kanker, penyakit paru kronik, AIDS, penyakit autoimun, dll).Maka secara sukarela atau berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan tinggal di rumah dan tidak pergi bekerja, sekolah, atau ke tempat tempat umum.
- Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang memiliki gejala demam gejala pernafasan dengan riwayat dari negara area transmisi lokal. dan/atau orang yang tidak menunjukkan gejala tetapi pemah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID 19.
- Lama waktu isolasi diri seiama 14 hari hingga dlketahuinya hasil pemeriksaan sampel di laboratorium.
Yang dilakukan saat Isolasi diri
- Tinggal di rumah. dan jangan pergi bekerja dan ke ruang publik.
- Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, upayakan menjaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota keluarga Iain.
- Gunakan selalu masker selama masa isolasi diri.
- Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bernapas.
- Hindari pemakaian bersama peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas). dan perlengkapan mandi (handuk, sikat gigi. gayung) dan linen/seprai.
- Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengonsumsi makanan bergizi. melakukan kebersihan tangan rutin. mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta keringkan, Iakukan etika batuk/bersin.
- Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.
- Jaga kebersihan rumah dengan cairan desinfektan.
- Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit memburuk (seperti sesak nafas) untuk dirawat Iebih Ianjut.
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Ketika seseorang tidak menunjukkan gejala, tetapi pernah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID 19 dan atau orang dengan demam atau gejala pernafasan dengan riwayat dari negara atau area transmisi lokal.
Baca Juga: Arti ODP, PDP, Suspect, dan Istilah Corona Lainnya
Yang dilakukan saat pemantauan diri sendiri
- Lakukan observasi pemantauan diri sendiri di rumah.
- Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bemapas.
- Jika ada muncul gejala. Iaporkan ke petugas di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
- Jika hasil pemeriksaan sampel dinyatakan positif. maka melakukan isolasi diri sendiri.
- Apabila memiliki penyakit bawaan berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan, maka dilakukan perawatan di rumah sakit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak