Suara.com - Wabah virus corona atau Covid-19 telah membuat sejumlah orang meninggal. Hingga Senin, (23/3/2020) 49 orang tercatat telah meregang nyawa akibat virus tersebut.
Menyikapi hal itu, Kementerian Sosial RI memberikan santunan kematian Rp 15 juta per orang pada ahli warisnya yang meninggal karena Covid-19.
"Untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, Kementerian Sosial memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp 15 juta per orang yang meninggal, sebagai bentuk perhatian dan bela sungkawa dari negara," uja Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Drs. Asep Sasa Purnama di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2020).
Untuk mempercepat penyaluran, pemerintah juga tengah melakukan pendataan siapa saja ahli waris dari korban meninggal karena Covid-19. Kini hal itu telah mencapai proses verifikasi.
"Saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap ahli waris yang keluarganya meninggal dunia karena Covid-19," kata Drs. Asep.
Tidak hanya itu, fokus Kemensos juga adalah mereka yang merupakan keluarga miskin akan sangat terdampak dengan berbagai kebijakan pembatasan kegiatan di DKI Jakarta dan daerah terdampak. Berdasarkan data, ada sebanyak 15,2 juta keluarga miskin dan rentan, sehingga pemberian bantuan dana sembako akan ditambahkan.
"Dari semula Januari hingga Februari Rp 150 ribu per KK (kepala keluarga), ditingkatkan jadi Rp 200 ribu dari Maret sampai Agustus 2020," jelas Drs. Asep.
Mengingat dampak Covid-19 ini sudah mulai terdampak sejak pertengahan Maret 2020 bagi keluarga miskin dan rentan. Sehingga jatah sembako yang diterima untuk bulan April, sudah diberikan pada pertengahan Maret 2020.
Sekedar informasi, data terakhir Covid-19 di Indonesia sudah menginfeksi sebanyak 579 orang. 49 di antaranya meninggal dunia, dan 30 orang sudah dinyatakan menjadi negatif atau sembuh dari virus corona.
Baca Juga: WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing, Apa Alasannya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?