Suara.com - Pernah kah Anda merasa manis di mulut meski sebelumnya tidak mengonsumsi permen atau makanan mengandung gula sama sekali? Kemungkinan ini adalah tanda dari diabetes.
Rasa manis di mulut bisa menjadi tanda bahwa tubuh mengalami kesulitan dalam mengatur gula darah.
Berdasarkan Medical News Today, diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kadar gula dalam darah tinggi yang pada akhirnya menyebabkan rasa manis di mulut.
Tetapi, rasa manis di mulut yang dialami penderita diabetes juga biasanya disertai dengan gejala lainnya, termasuk:
- Pengurangan kemampuan merasakan rasa manis dalam makanan.
- Penglihatan kabur
- Haus yang berlebihan
- Buang air kecil berlebihan
- Kelelahan ekstrem
Diabetes juga dapat menyebabkan komplikasi serius yang disebut ketoasidosis diabetikum. Ini terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan gula untuk bahan bakar dan mulai menggunakan lemak sebagai gantinya.
Kondisi ini juga menyebabkan asam yang disebut keton menumpuk di dalam tubuh. Keton yang berlebih di dalam tubuh dapat menyebabkan aroma, rasa dan rasa manis di mulut.
Ketoasidosis diabetikum dapat menyebabkan gejala lain, termasuk:
- Haus ekstrim
- Kebingungan
- Kelelahan
- Mual dan muntah
- Kram perut
Baca Juga: Ilmuwan Sebut Obat Diabetes dan Hipertensi dapat Atasi Covid-19
Sebenarnya, komplikasi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Tetapi diabetes tipe 2 rentan mengalami ketoasidosis diabetikum ketika dalam kondisi stres, seperti trauma, setelah operasi, atau infeksi, tulis NCBI.
Berita Terkait
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?