2. Perlindungan Masyarakat Rentan dan Berisiko
Masyarakat rentan adalah lansia di mana memiliki tingkat kematian tinggi. Selain lansia, orang-orang dengan latar belakang memiliki penyakit berisiko juga harus lebih diperhatikan.
"Di Indonesia sendiri saat ini angka kematian tertinggi akibat coronavirus berada pada populasi penduduk 45-65 tahun," tulis Irwandi.
Menurutnya, karantina di Indonesia perlu dilakukan lebih ketat. Meningkatkan pengetahuan tentang Covid-19 juga dianggap perlu.
"Meningkatkan pengetahuan melalui promosi kesehatan spesifik coronavirus dan melibatkan anggota keluarga yang lebih muda dalam proses perlindungan kepada mereka," tambahnya.
3. Perlindungan Tenaga Kesehatan
Per Minggu (5/4/2020) kemarin, 18 dokter meninggal akibat Covid-19. Sementara di Jakarta, 84 tenaga medis positif corona.
Kerentanan tenaga medis tidak didukung oleh cukupnya keamanan, bahkan beberapa laporan menyebutkan mereka mengganti APD dengan jas hujan akibat kelangkaan.
"Pemerintah harus menjaga ketersediaan alat perlindungan diri bagi petugas kesehatan dengan cara meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri," tulis Irwandi dalam The Conversation.
Baca Juga: Kisah Perawat Mayat di Tengah Corona: Batal Pensiun hingga Kehilangan Kawan
"Pemerintah juga harus mengembangkan program pengetahuan dan keterampilan terbaru bagi tenaga kesehatan mengingat Covid-19 adalah kasus baru," tambahnya.
4. Kapasitas Layanan Kesehatan
Runtuhnya sistem kesehatan di Italia disebabkan membludaknya pasien yang melebihi kapasitas rumah sakit. Belajar dari Italia, menurut Irwandi Indonesia harus menjaga pasokan logistik.
"Pemerintah harus menjaga pasokan kebutuhan logistik dan peralatan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Saat ini jumlah tempat tidur di rumah sakit Indonesia mencapai 276.692, dengan jumlah tempat tidur ICU hanya 7.987," tulis Irwandi.
Selain itu, persiapan sumber daya dan kolaborasi antar keahlian juga diperlukan.
"Karena itu, pelibatan dan kolaborasi antarkeahlian tenaga medis dan non-medis harus dimaksimalkan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi