Suara.com - Beli Hand Sanitizer, Jangan Lupa Perhatikan Cek Tanggal Kedaluwarsa Ya!
Penggunaan hand sanitizer merupakan salah satu cara untuk mencegah infeksi virus Corona Covid-19. Namun ingat, saat membeli hand sanitizer Anda juga wajib mengecek tanggal kedaluwarsanya ya.
Tanggal kedaluwarsa adalah hal sederhana yang harus diperhatikan sebelum membeli hand sanitizer.
Penumpukan botol hand sanitizer yang telah kedaluwarsa bahkan terjadi di Amerika Serikat. Lembaga obat dan makanan atau FDA Amerika Serikat menemukan hal tersebut.
FDA memperkirakan, sejak panic buying terjadi akibat pandemik, hanya sedikit konsumen yang memperhatikan keterangan tanggal kedaluwarsa pada hand sanitizer.
Melansir dari laman The Star, menurut FDA menambahkan tanggal kedaluwarsa hak yang wajar pada produk obat. Asalkan produk bisa memastikan bahwa obat tetap stabil selama lebih dari tiga tahun.
Namun FDA tidak memiliki informasi tentang stabilitas atau efektivitas produk obat setelah tanggal kedaluwarsanya.
Seperti dituliskan pada laman Healthline.com bahwa alkohol merupakan bahan utama hand sanitizer dan akan menguap ketika terpapar udara. Jika botol hand sanitizer tidak kedap udara, maka persentase alkohol berkurang.
FDA tidak memberikan solusi tentang apa yang harus dilakukan dengan hand sanitizer kedaluwarsa. Sebab keadaan darurat pandemik memaksa percepatan produksi harus dilakukan sehingga pabrik mengabaikan tanggal kedaluwarsa untuk saat ini.
Baca Juga: Hand Sanitizer Tumpah di Dekat Kompor Gas, Baju Pria Ini Terbakar
Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) tetap menyarankan agar mencuci tangan dengan sabun dan air selama paling tidak 20 detik. Cara itu diyakini bisa untuk menghentikan penyebaran virus.
Hand sanitizer yang direkomendasikan memiliki kadar alkohol kurang lebih 60 persen. Selain itu, FDA tidak menganjurkan agar masyarakat membuat hand sanitizer sendiri.
"Jika dibuat secara keliru, pembersih tangan bisa jadi tidak efektif. Dan ada laporan luka bakar kulit dari pembersih tangan buatan sendiri," kata FDA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin