Suara.com - Jaga Imunitas, Begini Cara Bujuk Anak untuk Tidur Siang saat Wabah Corona.
Anjuran untuk tetap berada di rumah guna mencegah penyebaran Corona Covid-19 membuat anak berpikir bahwa itu adalah hari libur. Alhasil yang dipikirkan hanyalah bermain.
Padahal waktu tidur bagi anak sangat penting untuk menjaga daya tahan atau imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit atau virus.
"Anak tidur cukup punya daya tahan tubuh yang bagus. Kalau tidurnya kurang sistem imun engga bagus, makanya tidurnya harus cukup," ujar Nutritionist dr. Diana Suganda M. Kes SpGK dalam acara Instagram live Enfa Club, Selasa (14/4/2020).
Ia mengatakan kebutuhan tidur pada anak berbeda-beda sesuai dengan kelompok umurnya. Misalnya pada anak bayi yang membutuhkan waktu tidur selama 16 jam.
Sedangkan balita setidaknya membutuhkan waktu 13 jam. Lalu anak yang sudah masuk pra sekolah membutuhkan waktu tidur 11 jam sehari.
"Untuk anak pra sekolah, anak besar itu 1 jam cukup tapi deep sleep (tidur nyenyak). Sisanya waktu tidur 8 jam semalam," paparnya.
Namun, mengajak anak untuk tidur juga bukan perkara mudah. Hal ini kerap dirasakan oleh banyak orangtua. Tapi jangan mau kalah, dr. Diana menyarankan, untuk tidak membiasakan untuk mengatur jadwal anak setiap harinya.
"Biasakan anak itu jamnya rapi setiap hari, bangun teng jam sekian, tidur jam sekian. Pada saat anak diatur jam tidur dengan rapi, tubuh anak menyetel jam biologis tersebut," terangnya.
Baca Juga: Bukan Menakuti, Dokter Dirga: 4 Pekan Mendatang Dampak Corona Sesungguhnya
Dokter yang melayani konsultasi di Hello Sehat itu akui pada tahap awal memang cukup sulit. Tapi jika sudah terbentuk secara mudah tanpa dipaksa anak akan tidur dengan sendirinya.
"Di awal bakal susah dilihat juga jamnya rapi, bangunnya harus pagi, bangun harus pagi, jam 6 jam setengah 7, sarapan, belajar di rumah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini