Suara.com - Total kasus positif virus corona di berbagai belahan dunia masih menunjukkan adanya peningkatan. Jumlahnya kini bahkan telah menyentuh angka 3 juta.
Dilansir laman worldometers.info, jumlah total kasus pasien positif virus corona di seluruh dunia tercatat secara real time pukul 08.40 WIB pada Selasa (28/4/2020) di angka 3.064.225 orang.
Sejumlah 1.133.924 di antaranya merupakan kasus yang telah selesai. Dalam jumlah tersebut, kabar baiknya terdapat peningkatan pada pasien yang sembuh, yakni pada angka 922.387 atau 81 persen.
Sementara, angka kematian berada dalam angka 211.537 atau 19 persen.
Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus terbanyak di dunia, yakni menembus satu juta. Data terakhir pada Selasa (28/4/2020) menunjukkan total kasus 1.010.356 kasus dengan 56.797 kematian dan 138.990 kesembuhan.
Disusul Spanyol dengan 229.422 total kasus. Negara ini masih melaporkan jumlah angka kematian yang menyentuh 23.251 jiwa dan total kesembuhan mencapai 120.832.
Italia masih berada pada urutan ketiga negara dengan kasus terbanyak. Angka kasus menunjukkan 199.414, dengan jumlah kematian sebanyak 26.977 dan kesembuhan 66.624 orang.
Australia dan Selandia baru mengalami peningkatan jumlah kematian karena virus Corona Covid-19. Peningkatan terjadi setelah pemerintah kedua negara melonggarkan aturan lockdown.
Dilansir Anadolu Agency, jumlah korban tewas bertambah jadi 83 di Australia dan 19 di Selandia Baru. Dalam 24 jam terakhir, Australia mencatat 10 kasus baru, sementara Selandia Baru mengonfirmasi lima kasus. Artinya, kedua negara sama-sama melaporkan penurunan kasus harian.
Baca Juga: Studi Baru: Perbedaan Gejala Covid-19 pada Pasien Dipengaruhi Oleh Genetik
Sejauh ini, sebanyak 6.725 warga Australia terpapar virus corona, dan 5.602 di antaranya sudah dinyatakan pulih. Di Selandia Baru, 1.472 warga terjangkit virus ini, dan 1.214 di antaranya sembuh. Pemerintah Australia telah melarang semua warga asing memasuki negara itu, tetapi jam malam yang diberlakukan sejak 27 Maret akan dicabut Senin malam.
Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia hingga Senin (27/4/2020) terus bertambah, hampir menembus 10 ribu orang. Kini jumlah pasien positif mencapai 9.096 orang.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan sebanyak 214 orang dari hari kemarin.
Dari jumlah itu, Yuri menyebut sebanyak 765 orang meninggal dunia dan 1.151 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal