Suara.com - Cegah Covid-19, Komnas PA Suarakan Total Lokcdown di Panti Asuhan
Menurut data Kementerian Kesehatan per 23 April 2020, total penderita Covid-19 usia 5 -17 tahun sebanyak 175 orang dan anak balita usia 0-4 tahun sebanyak 51 orang. Dari angka tersebut, terdapat anak usia 5-17 tahun 4 orang dan anak usia 0 -4 tahun sejumlah 4 orang yang meninggal dunia karena Covid-19.
Menurut Komnas Perlindungan Anak, laporan atau data terpilah dan terinformasi ini menunjukkan peningkatan infeksi virus corona terhadap anak maupun balita.
"Sudah selayaknya keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap serangan virus corona yang mematikan itu," kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.
Ia menambahkan, pemerintah harus mengambil langkah serius dan tepat mengenai keberadaan jutaan balita terlantar dan anak dalam posisi disabilitas yang saat ini berada dan mendapat pengasuhan di berbagai rumah Sosial Perlindungan Anak atau panti di Indonesia, baik yang dikelolah pemerintah dan organisasi sosial kemasyarakatan (Orsos) lainnya perlu mendapatkan perhatian yang serius.
"Karena keberadaan mereka dimungkinkan juga menjadi sasaran dari pandemi Covid 19," tambahnya.
Bila tidak diantisipasi dengan baik, kata Arist, sangat dimungkinkan anak-anak yang berada dan tinggal dalam rumah sosial dan panti anakakan menghadapi serangan virus corona Covid-19.
"Kami menghimbau seluruh pengurus dan pengelola Rumah Sosial Perlindungan Anak maupun Panti bagi anak-anak balita terlantar dan atau anak-anak dalam situasi disabilitas untuk mengambil langkah dan kebijakan Total lockdown," tegas Arist.
Dengan begitu, ia meminta negara dan pemerintah di masing-masing daerah untuk wajib hadir dan memenuhi hak-hak dasar anak seperti layanan kesehatan berupa imunisasi, dan pemberian secara rutin berupa vitamin, pemberian makanan tambahan selain ASI yang dapat meningkatkan daya tahan dan atau kekebalan tubuh anak dari setangan covid 19.
Baca Juga: Program Asimilasi Disebut Transaksional, Arteria: Itu Fitnah, Buktikan!
Disamping itu, pemerintah di masing-masing daerah Kota, Kabupaten dan propinsi, juga diminta menjamin seluruh kebutuhan anak baik fisik dan sosial selama diberlakukannya total lokcdown bagi Rumah Sosial dan panti anak termasuk jaminan sosial bagi pengelolah dan pengasuh Rumah Sosial anak tersebut.
Dengan cara ini, anak yang tinggal di "panti saja" dapat dipastikan bisa terhindar dari serangan virus corona, asal semua aturan dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah berdasarkan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun standar-standar kebijakan sosial lainnya yang dikeluarkan pemerintah seperti Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).
"Selama total lockdown di masing-masing rumah sosial anak harus dipastikan tidak ada kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan anak," tambahnya.
Demikian juga dengan suplai bahan-bahan makanan kering dan atau basah seperti sayur, dan lauk pauk yang menjadi kebutuhan dasar anak harus sungguh-sungguh dijamin dan streril.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah