Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengatakan dia berharap banyak negara mencontoh Korea Selatan dalam memerangi wabah Covid-19.
Dilansir dari Korea Herald, Guterres menyebut Korea Selatan menjadi negara yang sangat sukses dalam menangani Covid-19. Korea Selatan juga disebut berencana untuk memerangi perubahan iklim dalam pemulihan ekonomi pascawabah.
"Ini adalah contoh yang harus diikuti di mana-mana, kapasitas yang sangat pas untuk benar-benar memberantas Covid-19, pada saat yang sama, mereka juga mempersiapkan pemulihan yang ramah lingkungan," kata Guterres dalam konferensi pers virtual pada Kamis (30/4/2020).
"Negara ini menunjukkan bagaimana dua hal dapat disatukan," tambahnya.
Guterres menyebutkan bahwa Korea Selatan melaporkan nol kasus yang ditransmisikan secara lokal pada hari Kamis (30/4/2020) dan menekankan, bahwa Korea Selatan menjadi negara yang sangat berhasil dalam menangani COVID-19.
Dia juga mengatakan bahwa Korea Selatan telah mempresentasikan rencana untuk pemulihan dari pandemi dan mempersiapkan pemulihan dengan energi ramah lingkungan.
Berbagai pemulihan yang akan dilakukan termasuk larangan pembangkit listrik tenaga batu bara baru dan pengurangan emisi dari pembangkit listrik tenaga batu bara yang ada.
Melansir dari The Guardian, Korea Selatan memang menjadi negara yang paling agresif dalam hal pemberantasan Covid-19 di awal kasus. Pejabat kesehatan Korea Selatan dengan cepat belajar dari Wuhan bahwa virus baru itu sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat di daerah yang luas.
Negara memprioritaskan mengidentifikasi dan mengisolasi orang yang dites positif untuk penyakit ini. Mengembangkan kapasitas untuk menjalankan sekitar 15.000 tes diagnostik sehari. Korea telah melakukan lebih dari 300.000 tes lebih secara gratis, termasuk di bilik pengujian drive-thru.
Baca Juga: Hari Ini 4 Tahun Lalu Demo Besar Terjadi di UGM, Konon Terbesar Pasca 1998
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api