Suara.com - Perut kembung menjadi masalah umum yang cukup mengganggu. Penyebabnya sendiri bisa terjadi karena terlalu banyak menelan udara saat makan.
Selain itu, makanan yang dikonsumsi juga bisa berpengaruh. Contohnya kacang, bawang, brokoli, kubis, kecambah dan kembang kol dapat menyebabkan angin dan kembung.
Namun perut kembung bisa diatasi dengan buah tropis warna oranye, yakni pepaya.
Dilansir dari Express, pepaya adalah buah besar asli Amerika tropis. Memiliki warna oranye cerah, pepaya umumnya bercita rasa manis dan kaya kandungan air.
Di kulit pepaya, terdapat enzim yang disebut papain. Enzim inilah yang membantu memecah protein dalam saluran pencernaan. Karena itulah, pepaya dapat mengurangi gejala kembung. Menariknya, enzim ini juga digunakan sebagai pelunak daging.
Pepaya paling baik dibiarkan pada suhu kamar untuk matang sebelum dimakan. Penuh dengan serat, buah ini membantu menjaga saluran pencernaan tetap berjalan lancar.
NHS merekomendasikan untuk makan lebih banyak serat jika Anda merasa sembelit dan kembung. Juga disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman bersoda untuk menenangkan perut Anda.
Selain itu, untuk membantu mencegah kembung, ia menambahkan untuk membiasakan makan sambil duduk. Olahraga teratur pun akan membantu menghilangkan sensasi kembung.
Beberapa orang mungkin secara tidak sadar menderita intoleransi makanan, yang menyebabkan kembung. Intoleransi makanan yang paling umum, menurut NHS adalah gluten dan gandum.
Baca Juga: Kekenyangan Bikin Kembung dan Sakit Perut, Begini Cara Mudah Mengatasinya
Jika gejala perut kembung berlanjut meski sudah melakukan tindakan di atas, dan Anda tidak memiliki intoleransi makanan, berkonsultasilah dengan dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional