Suara.com - Tantangan bagi para orangtua, khususnya orangtua baru, adalah membuat bayi tidur cepat, sehingga mereka juga bisa ikut beristirahat atau mengerjakan pekerjaan lain.
Tapi pastinya tidak semudah itu, karena setiap anak punya ciri dan tingkat kenyamanannya sendiri. Jadi, orangtua harus bisa membuat bayi merasa nyaman. Lima cara berikut, mengutip laman Parents, Sabtu (6/6/2020), mungkin bisa ditiru.
1. Letakkan bayi di tempat tidur saat mengantuk
Itulah mengapa pentingnya memperhatikan ritme biologis alami bayi, dan pastikan orangtua membaca tanda-tanda bayi mengantuk. Saat bayi mengantuk, maka langsung letakkan ia di tempat tidur.
Dengan cara ini, bayi akan langsung melepaskan hormon melatonin atau hormon tidur yang kuat, sehingga ia bisa tidur dengan cepat. Jika bayi belum mengantuk sudah diletakkan di tempat tidur, hormon melatoninnya sulit lepas.
2. Pastikan suasana di sekitar tenang
Ini cara bagaimana mencontoh keadaan di dalam rahim, di mana suasananya tenang dan gelap. Dengan begini, bayi lebih cepat tertelap dan terpejam. Jangan lupa memasang suara desis yang menenangkan, seperti suara mesin yang lembut, contohnya deru kipas angin, atau deru pendingin ruangan.
3. Turunkan temperatur ruangan
Tidak hanya orang dewasa, bayi juga akan tertidur lelap saat suhu di sekitar berubah menjadi sejuk dan dingin. Coba ubah suhu ruangan berubah antara 20 hingga 25 derajat Celcius untuk memberikan kenyamanan pada bayi.
Baca Juga: Jangan Biasakan Anak Tidur di Atas Pukul 9 Malam, Ini Bahayanya!
4. Selalu sigap
Bayi memiliki indra yang lebih sensitif, jika ada yang berubah akan merusak kenyamanannya dalam tidur. Misalnya, celananya tiba-tiba basah, susu habis, muntah, dan sebagainya.
Jadi pastikan di sekitar tempat tidur tersedia segala kebutuhan bayi, seperti popok, tisu, minyak aroma terapi, hingga susu, agar ketidaknyamanan bayi bisa segera diatasi.
5. Geser zona waktu tidur bayi
Bayi mungkin terbiasa bangun jam 3 pagi, di saat harusnya ia terlelap. Itu adalah kebiasaan tidur yang perlu diperbaiki. Caranya dengan menggeser ritme sirkadian bayi Anda dengan ritme yang baru.
Prosesnya bisa dimulai dengan menguasai atau menggeser waktu makan, tidur siang, dan mandi ke waktu setelahnya. Misalnya digeser setiap 15 menit setiap hari, maka dengan sendirinya ritme tidur bayi akan berubah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala