Suara.com - Hampir semua orang menduga-duga kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Sebagian besar pemerintah belum dapat memprediksinya, sedangkan pejabat senior Departemen Kesehatan India telah memperkirakan wabah virus corona akan berakhir pada pertengahan September tahun ini di negaranya.
Dr Anil Kumar, Wakil Direktur Jenderal (Kesehatan Masyarakat), Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga, membuat prediksi ini dalam sebuah artikel terbaru yang terbit dalam Epidemiology International Journal.
Rupali Roy, penulis lain dalam artikel ini yang juga menjabat sebagai Wakil Asisten Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan, Kemeterian Kesehatan, mengatakan prediksi mereka didasarkan pada Model Bailey, di mana Relative Removal Rate dipertimbangkan untuk mencapai kesimpulan.
"Ketika jumlah yang terinfeksi sama dengan jumlah pasien yang dipindahkan, koefisien akan mencapai ambang batas 100%, maka pandemi ini akan berakhir," kata Dr Kumar, dilansir The Health Site.
Menurut Kumar, Relative Removal Rate telah meningkat dari 42% pada 19 Mei menjadi 50% sekarang dan akan mencapai 100% pada pertengahan September 2020. Namun, ia mencatat bahwa semua model matematika tidak absolut, dan hasilnya juga tergantung pada kualitas data yang tersedia.
India menjadi negara dengan kasus Covid-19 terburuk kelima
Meski sudah memberlakukan penguncian atau lockdown secara ketat, India mendapati adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 secara signifikan.
Hingga Minggu (7/6/2020) ini, jumlah kasus yang dikonfirmasi di India telah mencapai lebih dari 247 ribu dan sebanyak 6.929 orang telah dinyatakan meninggal akibat virus corona.
Dengan 9.887 kasus Covid-19 baru yang tercatat pada Sabtu (6/6/2020), lonjakan satu hari terbesar sejauh ini, India kini telah menjadi negara dengan virus corona terburuk kelima di dunia yang melampaui Spanyol dengan sekitar 244.000 kasus.
Baca Juga: Kiat Menjalankan Usaha Kuliner di Masa Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026