2. Manajemen diri
Manajemen diri adalah kemampuan menjaga emosi yang mengganggu dan impuls terkendali. Ini adalah keterampilan yang kuat untuk para pemimpin, terutama selama krisis.
- Kompetensi inti manajemen diri
Kontrol diri emosional: Anda tetap tenang di bawah tekanan dan pulih dengan cepat dari gangguan.
Kemampuan beradaptasi: Ini muncul sebagai kelincahan dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian.
Orientasi pencapaian: Anda berusaha untuk memenuhi atau melampaui standar unggul.
Pandangan positif: Anda melihat hal-hal baik pada orang, situasi dan peristiwa.
3. Kesadaran sosial
Kesadaran sosial menunjukkan ketepatan dalam membaca dan menafsirkan emosi orang lain, seringkali melalui isyarat non-verbal.
Baca Juga: Lewat Kotak Emosi, Lansia di Portugal Bisa Jumpa Keluarga di Tengah Corona
- Kompetensi inti kesadaran sosial
Empati: Anda memperhatikan orang lain dan meluangkan waktu untuk memahami apa yang mereka katakan dan bagaimana perasaan mereka.
Kesadaran organisasi: Anda dapat dengan mudah membaca arus dan dinamika emosional dalam suatu kelompok atau organisasi. Bahkan, terkadang Anda dapat memprediksi bagaimana seseorang di tim Anda atau pemimpin perusahaan yang berbisnis.
4. Manajemen hubungan
Manajemen hubungan adalah seperangkat keterampilan interpersonal yang memungkinkan seseorang untuk bertindak dengan cara memotivasi, menginspirasi dan menyelaraskan dengan orang lain, sambil juga menjaga hubungan penting.
- Kompetensi inti manajemen hubungan
Pengaruh: Anda adalah pemimpin alami yang dapat mengumpulkan dukungan dari orang lain dengan relatif mudah, menciptakan grup, dimobilisasi, dan siap untuk melaksanakan tugas yang ada.
Pelatihan dan mentor: Anda mendorong pembelajaran jangka panjang dengan memberikan umpan balik dan dukungan.
Manajemen konflik: Anda dapat berususan dengan perselisihan antara banyak pihak dan dapat memecahkan perselisihan tersebut dengan mencari win-win solution.
Kerja tim: Anda berinteraksi dengan baik sebagai anggota grup dan dapat bekerja dengan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga