Suara.com - Ada perbedaan besar antara kelelahan mengantuk dan kelelahan yang menyebabkan tubuh lesu. Orang yang lelah karena mengantuk akan berenergi kembali setelah tidur, tetapi tidak dengan mereka yang merasa lesu.
Ada banyak penyebab tubuh kelelahan, dari kualitas tidur yang buruk, kurang tidur hingga kekurangan gizi.
Dilansir Insider, berikut beberapa alasan Anda selalu merasa lelah di siang hari:
1. Tidak cukup tidur
Rajkumar Dasgupta , MD, asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine di University of Southern California, mengatakan kualitas tidur sama pentingnya dengan jumlah jam yang dihabiskan untuk tidur.
Menurut National Sleep Foundation, kebanyakan orang dewasa harus tidur tujuh hingga sembilan jam, sementara anak-anak membutuhkan lebih banyak tergantung pada usia.
Stephanie Stahl, MD, seorang dokter obat tidur di Indiana University Health menjelaskan rutinitas dapat membantu Anda mengatasi kualitas tidur.
"Jika pola tidur Anda sering berubah, tubuh Anda tidak tahu kapan ia seharusnya bangun atau tidur dan fungsi tubuh lainnya mungkin akan 'kebingungan' juga," kata Stahl.
Mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda, dapat menghasilkan siklus tidur yang kurang nyenyak, membuat Anda merasa lelah.
Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Jangan Lupa Tambahkan 5 Rempah Ini Saat Memasak
2. Pola makan yang buruk
Jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari, atau tidak minum cukup air, itu mungkin menjadi bagian dari alasan mengapa Anda selalu merasa lelah.
Anda mungkin perlu memperbaiki bagian-bagian tertentu dari diet Anda untuk meningkatkan energi:
- Kalori: Membatasi asupan makanan hingga kurang dari 1.000 kalori sehari dapat memperlambat laju metabolisme Anda dan menyebabkan kelelahan karena tingkat energi yang tidak mencukupi.
- Protein: Tanpa protein yang cukup, tubuh tidak dapat membangun otot. Ini bisa menyebabkan tubuh lesu dan memicu kelelahan.
- Karbohidrat olahan: Tubuh melepaskan insulin untuk menurunkan kadar gula darah setelah Anda mengonsumsi karbohidrat olahan. Pelepasan insulin itu menyebabkan penurunan tiba-tiba gula darah, yang bisa membuat Anda merasa lelah.
- Dehidrasi: Ketika Anda tidak minum cukup air, tubuh akan kehilangan cairan, yang menurunkan volume darah. Ini memberikan tekanan ekstra pada jantung untuk mengirimkan oksigen dan nutrisi ke otot serta organ tubuh, yang dapat menyebabkan kelelahan.
3. Kurang olahraga membuat kelelahan bertambah parah
Ben Smarr, PhD, bioteknologi dan asisten profesor ilmu data di University of California San Diego, mengatakan tingkat dan jenis aktivitas fisik yang dibutuhkan setiap orang untuk merasa berenergi tergantung pada banyak faktor masing-masing orang.
Alih-alih memikirkan lamanya olahraga, konsistensi adalah kunci penting dalam meningkatkan energi dan meredakan kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!