Suara.com - Penggunaan internet meningkat selama masa isolasi mandiri akibat virus corona Covid-19. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan atau pembelian laser pena untuk menghilangkan bintik-bintik hitam di wajah.
Para ahli dermatologi pun memeringatkan penggunaan laser pena untuk perawatan menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah di rumah.
Alat kecantikan ini menggunakan panas atau arus listrik untuk memecagh tanda-tanda gelap pada kulit. Para ahli pun memeringatkan bahwa alat itu bisa menyebabkan luka bakar, jaringan parut dan pigmentasi lebih lanjut.
Selain itu, alat itu juga mengakibatkan individu secara tidak sengaja menghilangkan tanda-tanda melanoma, yang mungkin kanker tubuh di bawah kulit atau menyebar ke kelenjar getah bening dan organ tubuh lain yang tak terdeteksi.
"Jika Anda menggunakan alat ini untuk menyamarkan tahi lalat atau bintik hitam lainnya, bisa jadi bintik hitam itu tanda melanoma yang bisa menyebabkan bekas luka atau reaksi lain pada kulit," kata Dr Bav Shergill dari British Association of Dermatologists dikutip dari Telegraph.
Pada kemudian hari, tanda melanoma itu mungkin telah menyebar dan sel-sel kanker di bawah kulit masih ada. Hal itulah yang akan menyebabkan masalah lebih besar.
Menurut Dr Bav Shergill, dokter kulit di seluruh negeri telah mengamati risiko kesehatan dari penggunaan pena laser untuk menghapus bintik-bintik hitam sejak lama. Tapi, penggunaannya semakin meningkat belakangan ini.
Karena, orang akan lebih banyak mengaca dan melihat dirinya sendiri ketika menggunaan zoom atau video call bersama rekan kerja. Sehingga orang akan lebih memerhatikan tampilan wajahnya dan menyadari adanya bintik-bintik hitam.
Sebenarnya, Anda bisa menggunakan perawatan laser ini untuk menghilangkan bintik hitam. Tetapi, tindakan itu hanya boleh dilakukan oleh profesional medis atau dokter kulit.
Baca Juga: Pelonggaran Pembatasan Sosial, Pasien Kanker Ketakutan Keluar Rumah
Sehingga perawatan laser untuk menghilangkan bintik hitam di wajah tidak menyebabkan efek samping berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia