Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan virus corona akan hilang begitu saja, sehari setelah negara yang dipimpinnya mengalami kenaikan 44.000 kasus baru, tertinggi sepanjang pandemi Covid-19.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business pada Selasa (30/6/2020), Trump ditanya apakah dia benar-benar percaya, seperti yang telah dia katakan sebelumnya, bahwa virus itu akan hilang begitu saja.
"Ya. Aku percaya. Ya tentu saja. Dalam beberapa kasus, Dan aku pikir kita akan segera memiliki vaksin juga," katanya, dilansir The Guardian.
"Dan aku pikir kita akan sangat baik (dalam mengatasi) virus corona ini. Aku pikir suatu saat virus akan hilang begitu saja. Aku harap," sambungnya.
Selama ini, Trump telah dikritik karena dianggap meremehkan wabah virus corona yang sedang terjadi dan terhadap penolakannya untuk menerapkan langkah keamanan sederhana seperti memakai masker.
Ditanya tentang hal itu pada Rabu (1/7/2020), dia mengatakan memakai masker itu bagus, tetapi ia merasa tidak perlu mewajibkan pemakaian masker di seluruh negari.
Di sisi lain, pejabat di negara-negara bagian, seperti Alaska, Arizona, California, hingga Texas telah mengumumkan angka kasus tertinggi satu hari pada Selasa.
Covid Tracking Project mengatakan tujuh hari rata-rata kasus harian baru di AS harian capai dua kali lipat sejak 13 Juni, dan penderita Covid-19 rawat inap meningkat dengan jumlah tertinggi sejak 21 April.
Gubernur New York Andrew Cuomo, mengecam Trump karena semua pembelaannya terhadap respon pemerintah yang lambat dan kacau terhadap wabah. Mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa, "uang berhenti di meja presiden".
Baca Juga: 47.000 Kasus Baru Virus Corona dalam Sehari, Amerika Serikat Kewalahan?
"Dia menyangkal. Dia telah menyangkal apa yang dikatakan oleh setiap ahli kesehatan di Amerika. Setidaknya miliki keberanian untuk mengakui apa yang sudah diketahui orang lain (bahwa) Anda salah," tandas Cuomo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink