Suara.com - Pengangan virus corona atau Covid-19 di Indonesia sedikit memberikan harapan. Pemerintah Indonesia mencatat kesembuhan pasien Covid-19 hingga 44 persen.
Sementara itu, Peneli di Universitas Oxford mengatakan bahwa kandidat vaksin virus corona atau Covid-19 diprediksi tersedia pada bulan Desember. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut ini artikel terpopuler lainnya:
1. Kabar Baik, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Capai 44 Persen
Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia mencapai 44 persen. Angka itu merupakan akumulasi dari 34 provinsi yang ada.
Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa paling tinggi angka kesembuhan di suatu provinsi ada yang mencapai hingga di atas 80 persen.
2. Universitas Oxford Sebut Vaksin Covid-19 Berpeluang Selesai Desember
Para anggota parlemen Inggris mengatakan Universitas Oxford saat ini 'memimpin dunia' dalam mengembangkan vaksin Covid-19 dan kemungkinan akan selesai saat memasuki musim dingin (Desember).
Kate Bingham, ketua gugus untuk masalah vaksin di Inggris, mengatakan dia berharap vaksin tersedia pada awal tahun depan, baik dari satu atau lebih kandidat yang ada. Meski vaksin pertama kemungkinan hanya bisa meringankan gejala sehingga penderita Covid-19 tidak mengalami sakit parah.
Baca Juga: Kembali Bikin Rekor, 60.000 Orang Meninggal karena Virus Corona di Brasil
3. Covid-19 Naik di Titik Tertinggi, Trump: Virus akan Hilang Begitu Saja!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan virus corona akan hilang begitu saja, sehari setelah negara yang dipimpinnya mengalami kenaikan 44.000 kasus baru, tertinggi sepanjang pandemi Covid-19.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business pada Selasa (30/6/2020), Trump ditanya apakah dia benar-benar percaya, seperti yang telah dia katakan sebelumnya, bahwa virus itu akan hilang begitu saja.
4. Bergandengan Tangan, Pasangan Terinfeksi Covid-19 ini Meninggal Bersama
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga