Suara.com - Ketika seorang perempuan dinyatakan hamil, otomatis ia akan berhenti menstruasi. Tapi, bagaimana kalau tiba-tiba Anda mengalami perdarahan meski telah dinyatakan positif hamil?
Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp.OG-KFER, M.Sc dari RS Pondok Indah menegaskan bahwa perempuan yang sedang hamil tidak bisa mengalami menstruasi.
"Di luar menstruasi, perdarahan yang terjadi dikenal sebagai perdarahan yang tidak normal, yang dapat diakibatkan karena kehamilan atau bukan karena kehamilan. Jadi kesimpulannya, perempuan yang sedang hamil tidak akan mengalami menstruasi," ujar dr. Kanadi dalam diskusi Webinar RS Pondok Indah beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, pada dasarnya menstruasi adalah fenomena keluarnya darah yang berasal dari proses terlepasnya dinding rahim, akibat dari turunnya kualitas atau kadar hormon indung telur karena tidak dibuahi sperma atau tidak terjadinya kehamilan.
Sehingga tidak mungkin apabila sedang hamil seorang perempuan mengalami menstruasi. Tapi apabila ada darah yang keluar saat kehamilan, itu bisa ditandai oleh dua hal, keguguran atau kelainan pada plasenta bayi. Dua hal ini bergantung pada trimester darah keluar.
"Perdarahan yang terjadi di masa kehamilan dapat dibagi menjadi perdarahan yang timbul di trimester awal kehamilan atau yang timbul di trimester akhir kehamilan," jelasnya.
"Perdarahan yang timbul di trimester awal umumnya berhubungan dengan kejadian keguguran. Sementara perdarahan yang timbul di trimester akhir umumnya berhubungan dengan masalah kelainan pada plasenta," tutupnya.
Untuk lebih meyakinkan mana yang jadi penyebab perdarahan, ibu hamil disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter begitu mengalami perdarahan saat hamil.
Baca Juga: Ketahui Pentingnya Kebutuhan Zat Besi Bagi Ibu Hamil
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD